WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama melalui program Realizing Education’s Promise- Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) atau lebih dikenal Madrasah Reform menyelenggarakan Konsinyering Project Management Unit (PMU) bersama Provincial Coordinating Unit (PCU). Acara ini membahas terkait koordinasi dan penguatan program Madrasah Reform.
Hadir dalam dalam pembukaan, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf yang menyampaikan orasi ilmiah mengenai korelasi peradaban Islam terhadap masa depan pendidikan Islam di Indonesia. Menurutnya, ada dua jenis kesenjangan yang terjadi di dalam pendidikan Islam, yaitu kesenjangan paradigmatik dan kesenjangan teknologi.
“Ada dua jenis kesenjangan yang pertama adalah kesenjangan paradigmatik yakni kesenjangan terkait asumsi-asumsi dasar dari pendidikan itu sendiri. Dan yang kedua adalah kesenjangan teknologi, yaitu kesenjangan terkait instrumen-instrumen yang dipergunakan di dalam praktik pendidikan mulai dari model-model organisasi, model manajemen sampai dengan perawatan-perawatan teknis lainnya.” kata KH Yahya Cholil Staquf.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-225x129.jpg)





![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

