Kesadaran Warga Sumsel Berperan Besar Turunkan Kasus COVID-19

- Jurnalis

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru membuka  Program Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan COVID-19 Wilayah Palembang   yang digelar di  hotel Aston Palembang, Jumat [15/10] pagi.

Gubernur Sumsel H Herman Deru membuka Program Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan COVID-19 Wilayah Palembang yang digelar di hotel Aston Palembang, Jumat [15/10] pagi.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG |  Turunnya kasus COVID-19 di Sumsel tidak telepas dari hasil kerja kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemangku kebijakan lain.

Seperti TNI-Polri, Satgas COVID, Tenaga Kesehatan, para relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan yang paling penting kesadaran dari warga masyarakat itu sendiri.

Di sela-sela membuka Program Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan COVID-19 Wilayah Palembang   yang digelar di  hotel Aston Palembang, Jumat [15/10] pagi. Gubernur Herman Deru menyebut tingkat kesadaran masyarakat Sumsel untuk mengenakan  masker telah mencapai 80 persen.

Demikian juga halnya kesadaran masyarakat untuk ikut vaksinasi juga terus terjadi peningkatan, meski capainya baru 30 persen namun secara umum masyarakat sudah mengetahui begitu pentingnya vaksinasi.

“Vaksinasi itu kita ibaratkan pakai helm, bukan berarti pakai helm terhindar dari kecelakaan. Tapi dengan pakai helm maka tingkat cedera yang dialami bisa diminimalisir. Begitu jugan vaksinasi, minimal jika terpapar tidak sampai berujung pada kematian,” tegas Herman Deru.

Untuk tenaga vaksinator menurut Herman Deru  jumlahnya cukup banyak di Sumsel, tinggal lagi kebutuhan vaksin yang harus terus ditambah agar  vaksinasi bisa  diberikan secara merata.

“Kerja keras yang dilakukan Pemda maupun pihak TNI/Polri dan lembaga lainnya dalam menggencarkan vaksinasi patut kita apresiasi,” imbuh Herman Deru.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Terkait dengan Program Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan COVID-19, dia mengharapkan para relawan COVID-19 di Sumsel  untuk lebih gencar mengkampanyekan  gerakan  sadar vaksin dan penerapan protokol kesehatan (Prokes) dengan cara yang tegas namun tetap humanisme.

“Jadi relawan harus tegas namun tetap mengedepankan sikap yang humanis,”  harapnya.

Lebih lanjut    Herman Deru   mengingatkan agar para relawan untuk tetap ikhlas dalam melaksanakan tugas kemanusiaan  utamanya dalam  melawan penyebaran Covid-19. 

“Tugas relawan ini tidak sederhana. Maka modalnya ikhlas. Untuk menjadi ikhlas itu perlu proses,” imbuhnya. 

Begitu pentingnya tugas seorang relawan lanjut Herman Deru, karena bukan saja menjaga untuk menyelematkan jiwa orang lain, tetapi menyelamatkan diri sendiri  maupun keluarga. 

“Pesan saya ikuti pelatihan ini dengan baik. Pelatihan ini sangat dibutuhkan agar tidak salah melakukan tindakan saat menyelematkan orang lain. Tetap tegas tetapi humanis, dengan tata cara yang baik,” ucapnya. 

Herman Deru juga mengingatkan agar para relawan COVID-19 dapat  melakukan sosialisasi kepada masyarakat  agar memiliki kesadaran  akan pentingnya vaksiniasi serta  mentaati protokol kesehatan [Prokes]. 

“Pencegahan Covid-19 ini harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Para relawan harus menyadarkan masyarakat betapa pentingnya vaksiniasi dan mentaati prokes,” tegasnya. 

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi yang ikut secara virtual mengatakan, para relawan tersebut berperan dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui pelatihan. 

“Relawan ini dikhususkan untuk penanganan COVID-19 di wilayah terkait hingga ke level kecil seperti keluarga dan lingkungan,” ujarnya. 

Tak hanya itu, keterlibatan beberapa elemen masyarakat dalam peran relawan sebagai upaya mempercepat penanganan COVID-19 melalui sinergi antar semua pihak. 

Kepala Sub Bidang Pelatihan BKR BNPB l, Prasetyo Nurhadjanto mengatakan, ada 1.000 relawan yang ikut pelatihan peningkatan kapasitas yabg dilaksanakan pada 13-19 Oktober 2021. 

“Target membentuk 1000 relawan, mereka akan mengikuti pelatihan. Sejumlah relawan ini berasal dari Kota Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Para Organisas perencanaan BPBD dan organisasi mitra lainnya. 

Menurutnya, para relawan COVID-19 akan diberi materi yang beroreantasi pada penanganan Covid-19. 

“Kendati COVID-19 sudah mulai melandai, namun relawan juga bisa dibekali dengan pengetahuan untuk penanganan bencana lain,” terangnya.

Adapun yang ikut dalam pelatihan kali ini para relawa n dari Kabupaten OI, Banyuasin dan Kota Palembang.

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru