Mensos berharap bantuan-bantuan yang disalurkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sehingga bisa memperkecil ketertinggalan sebagai daerah 3T.
“Kami di Kementerian Sosial menangani untuk kawasan tertinggal, terdepan dan terpencil. Karena itu program ini adalah daerah perbatasan maka kita konsentrasi bagaimana untuk kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, di desa ini Kemensos juga turut menyalurkan bantuan lainnya. Seperti 10 unit desktop PC senilai Rp145.000.000 dan bantuan 200 paket sembako senilai Rp40.000.000.
Termasuk bantuan Program ATENSI atau Asistensi Rehabilitasi Sosial senilai Rp 137.259.500. Meliputi 150 pack tas sekolah, alat tulis dan perlengkapan kebersihan, 6 buah kursi roda, kasur, nutrisi dan sandang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



















