Kasusnya Terus Bergulir, Kematian Delwyn Belum Ada Tersangka

- Jurnalis

Senin, 15 Juli 2019 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Penyidik Reskrim Polresta Palembang masih berusaha keras untuk menguak tabir kematian pelajar Taruna Indonesia.

“Semua keterangan saksi telah kita kumpulkan untuk membuktlkan terkait kasus di balik kematian pelajar Taruna Indonesia tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK SH MH, didampingi Kanit Pidum IPTU Ginting ke pada Wideazone.com, Minggu (14/7/2019).

Target pertama yang dilakukan, kata Yon Edi, pihak akan terus melengkapi sejumlah keterangan saksi atas kematian Delwyn Berli Juliandro (14).

Dari keterangan sejumlah saksi itu terus dicross-check dari satu keterangan dengan keterangan saksi lainnya.

Baca Juga:  Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Bahkan semua guru pembimbing dan seluruh siswa SMA Taruna Indonesia sudah dimintai keterangan terkait kematian Delwyn.

Yang mencurigakan dari kematian Delwyn, kata Yon, terdapat luka memar di lututnya. Bahkan dari hasil penelitian tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Palembang diperoleh bukti tentang benturan keras di dada korban. Bahkan terdapat resapan darah di kepala yang diduga penyebab kematia Delwyn.

Menurut Yon Edi, karena kasusnya masih bergulir, hingga hari ini belum ada yang dianggap sebagai tersangka atas meninggalnya Delwyn tersebut

Baca Juga:  Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

“Kita belum bisa menetapkan status tersangka. Karena kita akan menggelar kasus itu terlebih dahulu. Apabila ada tanda-tanda ke arah sana, barulah akan kita tentukan,” katanya.

Delwyn yang berdomisili di Tulung Selapan Ilir, RT 16 RW 08, Kelurahan Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI itu tewas saat mengikuti program Masa Orientasi Sekolah (MOS).

Atas laporan orangtuanya Berce (41) ke polisi, kasus kematian anaknya masih terus didalami tim penyidik Reskrim Polresta Palembang. (anto narasoma)

Berita Terkait

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB