Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya Widodo mengatakan, jamur cordyceps mengandung 3 bahan aktif yang berfungsi sebagai antiviral untuk menghambat dan merusak replikasi virus, anti inflamasi untuk mengobati peradangan, dan imunoregulator (meningkatkan dan mengembalikan sistem imunitas tubuh menjadi normal), mengurangi gangguan pernapasan, antioksidan.
“Karena jamur ini memiliki 3 senyawa aktif, cordycepin, adenosin, dan polisakarida,” ujar dia.
Jamur ini pun cocok sebagai obat Covid-19, setelah dilakukan uji klinis. Bahkan ia mengandung keunggulan dibandingkan herbal lain dan vitamin.
Dari penelitian, cordyceps terbilang relatif aman digunakan untuk jangka waktu yang lama.
Sejumlah penelitian ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal-jurnal internasional menyebutkan khasiat cordyceps yang di antaranya adalah untuk memperkuat daya tahan tubuh, melindungi organ vital seperti jantung, serta menurunkan gula darah dan kolesterol serta mencegah tumbuhnya sel-sel kanker. (JFA)
Halaman : 1 2



















