Enam Vaksin ini Digunakan untuk Lawan COVID-19 di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 23 Agustus 2021 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Vaksin COVID-19

Ilustrasi Vaksin COVID-19

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Saat ini terdapat enam jenis vaksin yang digunakan di Indonesia untuk melawan virus COVID-19 yakni, Coronovac, vaksin jadi buatan Sinovac asal Tiongkok, Vaksin COVID-19 produksi Bio Farma dengan bahan baku Sinovac, AstraZaneca asal Inggris, Moderna dan Vaksin Pfizer asal Amerika Serikat. 

Hal itu disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg Widyawati MKM, Sabtu (21/8).

“Pemerintah terus mendatangkan vaksin terbaik dari berbagai produsen dalam rangka mengamankan ketersedian vaksin untuk melindungi 208 juta rakyat Indonesia yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19,” ungkapnya,

Bagi masyarakat umum yang belum pernah menerima vaksin COVID-19 tak perlu khawatir, sebab Vaksin Pfizer dengan merek COMINARTY sudah tiba di Indonesia. Vaksin tersebebut dalam tahap awal didistribusikan ke wilayah Jakarta,  Bogor,  Depok,  Tanggerang, Tanggerang Selatan, dan Bekasi. 

Baca Juga:  Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Pfizer diprioritaskan ke wilayah Jabodetabek disebabkan sistem logistik yang kompleks dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya. Vaksin tersebut membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang khusus dan harus segera digunakan,  karena secara spesifikasi vaksin ini harus disimpan khusus di dalam tempat dengan suhu sangat rendah antara 90 hingga 60 derajat celcius. 

“Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menangani rantai dingin. “Termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikan,” tuturnya.

Pada Kamis lalu, sebanyak 1.560.780 juta dosis vaksin Pfizer tiba di Indonesia melalui skema pembelian langsung. 50 juta vaksin Pfizer secara bertahap akan tiba di Indonesia tahun ini melalui skema tersebut. 

Jumlah itu, seperti dilansir di laman sehat negeriku kemkes, tidak termasuk vaksin Pfizer yang akan didapatkan secara gratis melalui skema GAVI/Covax seebsar 4,6 juta dosis dalam beberapa minggu ke depan. 

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Vaksin Pfizer telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada 14 Juli 2021, sehingga bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat.

Meski terdapat beberapa jenis vaksin di Indonesia, sambung Widyawati, kami mengimbau masyarakat untuk tidak pilih-pilih vaksin karena pemerintah sudah menjamin keamanan dan khasiat dari vaksin COVID-19 yang digunakan saat ini. “Kembali saya tekankan, jangan pilih-pilih vaksin, semuanya aman dan berkhasiat dan segera lakukan vaksinasi,” tandasnya mengakhiri. 

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2)

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 14:10 WIB

Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB