Dekranasda Sumsel Matangkan Persiapan sebagai Ikon Pameran Kriyanusa 2026

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Dekranasda] Sumsel, Feby Deru, mengikuti rapat koordinasi persiapan ikon Kriyanusa 2026 bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian secara virtual dari Ruang Rapat Tamken, Rabu 25 Februari 2026.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Dekranasda] Sumsel, Feby Deru, mengikuti rapat koordinasi persiapan ikon Kriyanusa 2026 bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian secara virtual dari Ruang Rapat Tamken, Rabu 25 Februari 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Penunjukan Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] sebagai ikon pada Pameran Kriyanusa 2026 yang akan digelar September mendatang di Jakarta Convention Center [JCC] menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan tersendiri bagi daerah. Guna mematangkan persiapan tersebut,

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Dekranasda] Sumsel, Feby Deru, mengikuti rapat koordinasi persiapan ikon Kriyanusa 2026 bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian secara virtual dari Ruang Rapat Tamken, Rabu 25 Februari 2026.

Feby mengatakan, terpilihnya Sumsel sebagai ikon Kriyanusa 2026 merupakan momentum strategis untuk mengangkat citra kriya unggulan daerah di tingkat nasional. Selain itu, kesempatan ini dinilai mampu memperkuat daya saing industri kecil dan menengah [IKM] serta perajin lokal, sekaligus mempromosikan warisan budaya sebagai identitas daerah.

“Penunjukan Sumsel sebagai ikon merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk menampilkan Sumsel secara utuh, mulai dari budaya, kriya, inovasi, hingga kearifan lokal,” ujar Feby.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Ia menjelaskan, konsep besar yang diusung dalam penampilan ikon Sumsel mengangkat tema “Sumatera Selatan: Warisan Budaya dalam Inovasi Kriya Berkelanjutan”. Tema tersebut menampilkan perpaduan antara kekayaan tradisi, inovasi desain modern, prinsip keberlanjutan [sustainability], serta pemberdayaan perajin lokal.

Sebagai bentuk kesiapan, Dekranasda Sumsel telah menyiapkan sejumlah produk unggulan, di antaranya tas berbahan wastra Sumsel menggunakan kain blongsong yang dipadukan dengan kerajinan laquer. Produk tersebut direncanakan menjadi cenderamata bagi tamu undangan pada pembukaan pameran.

Pada ajang Kriyanusa 2026 nanti, Sumsel juga akan menghadirkan desain stan pameran yang merepresentasikan kekayaan kriya daerah. Konsep dekorasi akan dimulai dari pintu masuk utama hingga lobi utama dengan menghadirkan ikon-ikon khas Sumsel seperti Rumah Limas, Jembatan Ampera, maupun bentuk representatif lainnya yang saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan berbagai pihak.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selain itu, akan ditampilkan stan Dekranasda kabupaten/kota se-Sumsel serta area ikon Kriyanusa dengan desain dekorasi bertema khas daerah, seperti miniatur “Rumah Baba Ong Boentjit” yang dipadukan dengan dekorasi kriya laquer Sumsel. Tak ketinggalan, stan kuliner juga akan dihadirkan dengan mengangkat konsep “Jajanan Bingen”, yang saat ini tengah dalam tahap inventarisasi produk kuliner khas Sumsel.

Menurut Feby, menjadi ikon Kriyanusa 2026 bukan sekadar tampil sebagai peserta, melainkan menjadi wajah representatif kriya Indonesia.

“Dekranasda Sumsel siap menampilkan karya terbaik, membawa kebanggaan daerah, dan mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional. Semoga upaya ini menjadi langkah besar dalam memajukan perajin dan industri kriya Sumatera Selatan,” pungkasnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru