Dampak Kabut Asap Ganggu Alur Navigasi Penerbangan

- Jurnalis

Senin, 23 September 2019 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manajer Air Navigation (AIRNAV), Ari Subandrio, General Manajer Angkasa Pura SMB II Palembang, Fahroji dan Kepala BMKG Palembang, Tri, memberikan keterangan terkait kabut asap yang mengganggu jarak pandang penerbangan, di Kantor AIRNAV, Senin (23/09/2019)

General Manajer Air Navigation (AIRNAV), Ari Subandrio, General Manajer Angkasa Pura SMB II Palembang, Fahroji dan Kepala BMKG Palembang, Tri, memberikan keterangan terkait kabut asap yang mengganggu jarak pandang penerbangan, di Kantor AIRNAV, Senin (23/09/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dampak kabut asap kebakaran hutan di Sumatera Selatan yang menyelimuti Kota Palembang berimbas pada alur navigasi penerbangan.

Menurunnya potensi jarak pandang hanya 800 meter, General  Manajer Air Navigation (AIRNAV) Kota Palembang, Ari Subandrio, mengatakan, ada sekitar 6 maskapai penerbangan yang akan melakukan penerbangan terpaksa harus tertunda (delay) keberangkatannya, disebabkan terganggunya alur navigasi akibat kabut, ujarnya di kantor Airnav, Senin (23/09/2019)

Lanjut Subandrio, “ ada juga dari maskapai penerbangan Air Asia yang harus tertunda dan berputar-putar selama 18 menit di udara, kemudian mendaratkan ke Johor Baru, namun pada sekitar jam 10.33 wib pesawat berhasil mendarat di bandara Sultan Mahmud Badarudin II (SMB),” ungkpnya kepada awak media.

Pada kesempatan tersebut, General Manger Angkasa Pura SMB II, Fahroji  menjelaskan, ada beberapa penerbangan pada hari ini terganggu terhadap asap, ini memang berdampak pada jarak pandang pilot pada saat melakukan take off dan landing. Demi menjaga keselamatan penerbangan dan penumpang itu kami menginformasikan kepada para penerbang batasan minimum untuk bisa beroperasi takeoff dan landing kemudian disesuaikan dengan aturan yang ada.

Baca Juga:  Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD ke-129 Kodim Palembang Dorong Warga Panen Sawi dari Lahan Produktif
Kondisi penerbangan di Bandara SMB II Palembang
Kondisi penerbangan di Bandara SMB II Palembang

Sambung Oji, jadi karena kondisi asap ini sudah beberapa hari berlangsung, hari ini puncak kabut asap sangat membatasi jarak pandang sehingga kami berkoordinasi dengan pihak terkait dengan permasalahan ini.

Baca Juga:  Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Melihat kondisi kabut asap dan jarak pandang menurun, Kepala BMKG Palembang, Tri,  mengimbau masyarakat berhati-hati beraktivitas, karena angin bersumber dari tenggara yaitu dari daerah OKI, OKU dan OI sehingga asap terbawa ke pusat kota.

“Seiring potensi menurunnya jarak pandang, senantiasa menggunakan masker dan mengkonsumsi banyak air saat beraktivitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan. Mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian atau perkebunan,” kata Tri Kepala BMKG Palembang.

 

Laporan : Abror Vandozer

 

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Berita Terbaru