Selain itu, kata Djoko, pihaknya menemukan sabu yang dikemas dalam kompor hitam seberat 20 kg, empat karung berisi 80 kg sabu, dan tiga karung berisi 15 kg
Menurut Djoko, saat ditangkap, mobil yang digunakan untuk membawa barang-barang haram tersebut, dikemudikan Nurhasan.
“Jadi Nurhasan ini bukan kurir, tapi sebagai distributor wilayah Sumsel, yang terdiri dari PALI, Muba, OKI, dan Lampung,” ujar Kepala BNNP Sumsel tersebut.
Menurut Djoko, jaringan Nurhasan itu melibatkan jaringan internasional. Sebab sabu yang disita itu merupakan barang baru. “Kemasannya juga baru. Di dalamnya ada hologram naga dan diamond excellent. Ini barang bagus,” ujar Djoko.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-225x129.jpg)





![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

