‘Bak Disambar Petir’ Anak Gadis Dilecehkan Oknum Guru SMPN Banyuasin Ortu Lapor Polisi

- Jurnalis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Hanura Sumsel Sainurnudin SH, Ali Hanafiah SH, Ririn Dwi Agustina dan Sri Hartati SH MH mendampingi orangtua [ortu] siswi Holdu melaporkan persoalan yang melanda anaknya ke Mapolda Sumsel pada Selasa 31 Oktober 2023.

Kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Hanura Sumsel Sainurnudin SH, Ali Hanafiah SH, Ririn Dwi Agustina dan Sri Hartati SH MH mendampingi orangtua [ortu] siswi Holdu melaporkan persoalan yang melanda anaknya ke Mapolda Sumsel pada Selasa 31 Oktober 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Oknum guru di SMP Negeri Rimba Terap Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial Al As dilaporkan ke Polda Sumsel. Diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya.

Didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Hanura Sumsel Sainurnudin SH, Ali Hanafiah SH, Ririn Dwi Agustina dan Sri Hartati SH MH, orangtua [ortu] siswi Holdu melaporkan persoalan yang melanda anaknya ke Mapolda Sumsel pada Selasa 31 Oktober 2023.

“Peristiwa yang terjadi pada September 2023 itu, terlapor melancarkan aksinya di salah satu ruang Urusan Kesehatan Sekolah [UKS]. Anak saya diiming-imingi akan dikasih uang dan dibelikan handphone,” kata Holdu menceritakan.

Baca Juga:  Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Merasa janggal akan perilaku anaknya yang tidak biasa, Holdu mencoba mengajak anaknya untuk bercerita. Alangkah terkejutnya bak disambar petir di siang bolong, dirinya tak kuasa menahan emosi usai mendengar cerita anaknya diperlakukan terlapor.

Dari pengakuan si anak, kalau terlapor menciumi dan meraba daerah sensitif hingga menggesekkan alat vitalnya selama dua kali di tempat yang sama. “Kami tidak terima atas perlakuan oknum guru itu. Dia [terlapor] telah membuat anak saya trauma, bahkan takut untuk bersekolah,”ungkap Holdu dengan nada gemetar.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Sementara itu, keempat kuasa hukum pelapor, meminta agar polisi untuk segera bertindak.

“Bisa saja tidak hanya satu murid yang sudah menjadi korban pelecehan guru ini,“ ketus Sainurdin.

Bahkan, jelas Sainurdin, akibat dugaan pelecehan itu berdampak pada psikologis anak ke depannya, dalam pergaulan sosialnya.

“Ini dapat menimbulkan trauma yang mendalam. Kami minta kepada pihak penegak hukum untuk segera mungkin memanggil dan menyelidikinya,” tegasnya. [AbV/WY]

Berita Terkait

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru