WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 sudah normal. Menurutnya, hal itu karena Indonesia telah memasuki masa transisi pandemi COVID-19.
“Di tahun 2023, APBN kita adalah mencapai Rp3.061 triliun agak sedikit turun, ini karena seluruh belanjanya di-normalized. Tapi sebetulnya turunnya ngga jauh-jauh amat,” kata Menkeu dalam diskusi Rakornas Transisi Pengendalian Pandemi Covid-19, Kamis (26/1/2023).
Meski demikian, Menkeu memastikan, besaran anggaran belanja akan tetap sama seperti tahun lalu. “Tadi belanja kita yang naik hampir Rp1000 triliun tetap disitu, jadi artinya kalau kita sudah tidak mengeluarkan untuk vaksin, untuk merawat pasien, uangnya kemana?” jelasnya.
Sementara itu, alokasi belanja nantinya akan diarahkan untuk mendorong produktivitas dan melindungi rakyat. Dukungan anggaran juga untuk menjaga daya beli masyarakat dan fleksibilitas dalam pelaksanaan anggaran tetap dilakukan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-225x129.jpg)





![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-129x85.jpg)




![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)
