Komisi II DPRD Sumsel Tindaklanjuti Soal Kelangkaan Pupuk Petani di OKU Timur

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

disambut langsung Pj Bupati OKU Timur Prof Dr HM Edwar Juliartha SSos MM didampingi Asisten II Rayenaidi SH MM pada Selasa, 29 Oktober 2024.

disambut langsung Pj Bupati OKU Timur Prof Dr HM Edwar Juliartha SSos MM didampingi Asisten II Rayenaidi SH MM pada Selasa, 29 Oktober 2024.

WIDEAZONE.com, OKUT | Anggota DPRD Sumatra Selatan [Sumsel] Komisi II melaksanakan Reses di Kabupaten OKU Timur. Tentunya kehadiran sejumlah Komisi II tersebut untuk menindaklanjuti kelangkaan pupuk bagi para petani di bumi Sebiduk Sehaluan.

Reses ini dipimpin Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumsel Ayu Nur Suri SE MM bersama Wakil Ketua Abdul Fikri Yanto SThI MAg dan Sekretaris Fenus Antonius SE MM beserta Anggota Komisi II lainnya.

Kedatangan mereka disambut langsung Pj Bupati OKU Timur Prof Dr HM Edwar Juliartha SSos MM didampingi Asisten II Rayenaidi SH MM pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Pj Bupati Prof Edwar Juliartha mengatakan ada tiga regulasi untuk pupuk, tentu akan kita akan lakukan maping apa yang disampaikan Sekretaris Komisi ll DPRD Sumsel bapak Fenus Antonius. “Sebenarnya kita juga sudah melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian untuk menekan distributor yang nakal,” ujarny.

Baca Juga:  Supir Tumbal 40 Ton Batu Bara Ilegal: Nama "HK" Mencuat di Balik Surat Jalan CV BMU

Sementara, Ketua Komisi ll DPRD Sumsel Ayu Nur Suri menyampaikan kita akan membawa aspirasi masyarakat OKU Timur ke provinsi, saling bersinergi apa yang menjadi kendala utama yang menyebabkan langkanya pupuk di kabupaten OKU Timur.

“Setelah kita menemukan titik sumbernya di mana terjadinya kelangkaan pupuk ini? Maka kita akan menemukan solusi bagaimana memecahkan kerutan-kerutan kelangkaan pupuk ini,” ungkapnya.

“Kami juga akan memanggil pihak PUSRI untuk mengetahui benang merahnya di mana? Sehingga terjadi kelangkaan pupuk di kabupaten OKU Timur,” tegas Ayu.

Baca Juga:  Pemkab OKUT Teken MoU dengan Kejari Soal Datun

Selain itu, Sekretaris Komisi ll DPRD Sumsel Fenus Antonius menambahkan, yang pastinya kita akan melakukan maping dulu sesuai yang diutarakan Pj Bupati Edward, untuk mengetahui daerah-daerah mana saja yang terkendala pupuk.

“Sebetulnya, kita sudah mengetahui masalah apa saja di lapangan. Dalam waktu dekat kita akan mengatasi regulasi-regulasi ini,” tegasnya.

Kita juga, tegas Fenus, akan segera mengajak pihak PUSRI untuk duduk bareng untuk melakukan pengawasan terhadap distributor di seluruh Sumatera Selatan sehingga dapat diperketat kembali.

“Jadi jika ada pengajuan RDKK melalui kelompok tani dan masyarakat dapat di distribusikan secara baik, sehingga hasil panen mereka dapat maksimal sesuai harapan masyarakat,” tukasnya.

Laporan Rizal Arisandi | Editor AbV

Berita Terkait

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen
Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR
Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali
Kejari Palembang Terima Pelimpahan Tahap II Kasus Dugaan Korupsi BPFK
Eks Kades Ogan Ilir Korupsi Lahan, Divonis 5 Tahun Penjara
Kejari Palembang Terapkan “Plea Bargaining” Terpidana Penggelapan Jalani Kerja Sosial

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:08 WIB

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Rabu, 29 April 2026 - 19:14 WIB

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Selasa, 28 April 2026 - 22:08 WIB

Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Senin, 27 April 2026 - 23:28 WIB

Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali

Berita Terbaru