Gandeng KADIN, Pj Gubernur Agus Fatoni Segera Launching ‘Kopi Sumsel’

- Jurnalis

Jumat, 3 Mei 2024 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Agus Fatoni saat menerima audiensi Ketua Kadin Sumsel Affandi Udji dan jajaran di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 2 Mei 2024.

Pj Gubernur Agus Fatoni saat menerima audiensi Ketua Kadin Sumsel Affandi Udji dan jajaran di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 2 Mei 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel untuk segera melaunching ‘Kopi Sumsel’. Hal ini dikarenakan Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu penghasil atau produsen kopi terbesar di Indonesia.

“Launching Kopi Sumsel ini  direncanakan akan dilakukan pada 11 Mei 2024 mendatang,” ucap Fatoni saat menerima audiensi Ketua Kadin Sumsel Affandi Udji dan jajaran di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 2 Mei 2024.

Dia mengatakan tujuan dilaunchingnya ‘Kopi Sumsel’ adalah agar lebih dikenal luas bahkan mendunia. Hal ini dikarenakan Sumsel menghasilkan berbagai jenis kopi.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

“Penting sekali karena Sumsel penghasil kopi terbesar tidak hanya di wilayah Sumbagsel saja bahkan di Indonesia. Kita memiliki berbagai jenis kopi namun selama ini yang orang justru kopi Lampung atau kopi Aceh,” kata Fatoni.

Nantinya, launching ‘Kopi Sumsel’ akan dirangkaikan dalam HUT Provinsi Sumse ke-78. Dimana  regulasi untuk penetapan ‘Kopi Sumsel’ melalui Peraturan Daerah yang nantinya akan dilakukan/dipersiapkan oleh Dinas Perkebunan Sumsel.

“Seluruh produk kopi kita itu harus disebut ‘Kopi Sumsel’ walaupun bisa saja berasal dari Pagaralam, Lahat, Muara Enim dan Empat Lawang, sebutannya nanti tetap Kopi Sumsel,”  ujar Fatoni.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kadin Sumsel Affandi Udji menyebut nantinya lokasi  launching Kopi Sumsel akan dipusatkan di halaman Kantor Kadin Sumsel yang berlokasi di tepian sungai Sekanak Lambidaro Palembang.

“Dalam launching nanti akan diisi dengan talkshow, dimana kami mengundang pak Gubernur sebagai keynote speaker. Kami juga mengundang Ketua Umum Kadin Indonesia juga para praktisi kopi. Ini tak lain sebagai upaya kita bersama agar ‘Kopi Sumsel’ mendunia,” katanya. [AbV/red]

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru