Antara PTDH dan Reward, ini Pesan Dansat Brimob Polda Kalbar

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2024 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Satuan [Dansat] Brimob Polda Kalimantan Barat [Kalbar] AKBP M Guntur SIK MH kala memimpin gelaran upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat [PTDH] terhadap Briptu Ewis Anugerah Mulya di Markas Komandonya pada Selasa 2 April 2024. Selain itu, diberikan reward bagi personel yang berprestasi.

Komandan Satuan [Dansat] Brimob Polda Kalimantan Barat [Kalbar] AKBP M Guntur SIK MH kala memimpin gelaran upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat [PTDH] terhadap Briptu Ewis Anugerah Mulya di Markas Komandonya pada Selasa 2 April 2024. Selain itu, diberikan reward bagi personel yang berprestasi.

WIDEAZONE.com, PONTIANAK | Pesan Komandan Satuan [Dansat] Brimob Polda Kalimantan Barat [Kalbar] AKBP M Guntur SIK MH kala memimpin gelaran upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat [PTDH] terhadap Briptu Ewis Anugerah Mulya di Markas Komandonya pada Selasa 2 April 2024. Selain itu, diberikan reward bagi personel yang berprestasi.

“Pemberhentian Briptu Ewis ini, tentunya tidak diambil dalam waktu yang singkat melainkan telah melalui prosedur dan ketentuan yang berlaku demi kepentingan dan kebaikan institusi,” jelas Dansat Brimob.

Dansat AKBP M Guntur mengatakan PTDH ini merupakan pengimplementasian program pemantapan reformasi internal Polri yang menegakkan aturan-aturan kode etik dan profesi Polri dengan tujuan untuk mewujudkan kedisiplinan dan sebagai efek jera dan tidak berimbas kepada personel lainnya.

Dengan diberhentikannya saudara Ewis sebagai personel Polri, Dansat Brimob berharap seluruh personel tetap menjaga tali silaturahmi dengan saudara Ewis Anugerah Mulya. “Jangan sampai kegiatan PTDH ini menjadi awal pemutus tali silaturahmi antara personel Satbrimob Polda Kalbar dengan saudara Ewis,” pesannya mengutarakan.

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Pada kesempatan itu, Dansat Brimob, juga memberikan penghargaan terhadap personel yang berprestasi dan telah membuat nama harum nam Korps Brimob Polri di Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Beladiri Karate TNI-Polri 5 Tahun dalam ‘Open Championship 2024 Piala Pangdivif’.

Personel tersebut adalah Bripka Saka Jaya yang berhasil merebut Juara 1 Karate Kelas Kumite 84 kilogram, berlangsung di GOR Vira Cakti Yudha Madivuf 2 Konstrad, Singosari, Kabupaten Malang.

Kala memberikan penghargaan, Dansat Brimob Polda Kalbar menyebut ini merupakan apresiasi dari Satuan terhadap personel yang telah berprestasi dan senantiasa memberikan pengabdian terbaiknya untuk Korps Brimob Polri.

Selain Bripda Saka Jaya, Dansat juga memberikan penghargaan kepada personelnya yang mendapatkan nilai tertinggi pada pelaksanaan kesamaptaan jasmani periode I TA yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Berujung PTDH, Briptu Ewis Tak Indahkan Pembinaan

Dansat menyampaikan PTDH ini merupakan tindakan tegas yang diambil oleh Polri terhadap personelnya yang telah membuat atau mencoreng nama baik Polri. Keputusan ini diambil mengingat saudara Ewis Anugerah Mulya telah diberikan pembinaan tetapi tidak diindahkan.

Baca Juga:  Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

“Saya minta kepada kalian yang untuk menjadikan saudara Ewis Anugerah Mulya sebagai contoh dan saya minta kepada kalian semua untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan saudara Ewis Anugerah Mulya,” ujarnya.

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada Bripda Saka Jaya karena telah membuat harum nama Korps Brimob Polri dengan berhasil meraih juara I di kejuaraan beladiri Karate TNI-Polri Kejurnas Karate Piala Pangdivif, kepada para personel yang telah berhasil mendapatkan nilai tertinggi pada pelaksanaan kesamaptaan jasmani periode I TA. Saya yakin masih banyak personel Satbrimob Polda Kalbar yang berprestasi,” tambah dia.

Lebih jauh, dia menginginkan bagi personelnya untuk mengambil hikmah dan pembelajaran dari upacara pagi hari ini.

Laporan Jono Darsono| Editor Abror Vandozer 

Berita Terkait

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB