PPLN Johor Bahru Hadapi Kendala Pemutakhiran Pemilih Pemilu

- Jurnalis

Kamis, 9 Maret 2023 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip-WNI melakukan pencoblosan melalui Kotak Suara Keliling (KSK) 50 di SCM Technologies Sdn. Bhd., di Johor Bahru, Johor, Malaysia, Jumat (12/4/2019). (Foto: Dokumentasi PPLN)

Arsip-WNI melakukan pencoblosan melalui Kotak Suara Keliling (KSK) 50 di SCM Technologies Sdn. Bhd., di Johor Bahru, Johor, Malaysia, Jumat (12/4/2019). (Foto: Dokumentasi PPLN)

WIDEAZONE.COM, JOHOR | Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Johor Bahru, Malaysia, menhadapi kendala dalam proses pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2024. Salah satu kendalanya adalah sulitnya mendapatkan petugas pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024.

“Untuk sekarang masyarakat Indonesia juga baru habis pandemi, jadi untuk mencari pemutakhiran data itu menjadi satu hal cukup signifikan. Menjadi masalah untuk kita bagaimana kita memenuhinya,” kata Ketua PPLN Johor Bahru, ​Ardiyansyah Sahrom.

Kendala lainnya, pihaknya menghadapi banjir di Johor Bahru. Sehingga kesulitan untuk mendatangi pemilih dari tempat-tempat tertentu yang telah kita data sebelumnya. “Jelas kita memang berhadapan dengan masalah yang ada sekarang di wilayah Johor Bahru. Jadi itu menjadi tantangan lain,” kata dia.

Baca Juga:  Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar

Meski demikian, pihaknya tetap bekerja untuk menyelesaikan masalah data pemilih ini. Yakni dengan bekerja sama dengan KJRI Johor Bahru.

“Kita mempunyai strategi khusus di mana kita bersama dengan KJRI Johor Bahru, kita coba mendata perusahaan-perusahaan yang ada pekerja Indonesianya,” ucapnya.

Hingga saat ini, pihaknya telah mendata 700 perusahaan di Johor Bahru tempat WNI bekerja. “Kita sudah mendata sekitar 700 perusahaan. Kita usahakan agar mereka cukup kooperatif untuk memberikan data pekerja mereka,” ujarnya.

Namun diakuinya bahwa bukan suatu hal yang mudah juga untuk meyakinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk berbagi data pekerja mereka.

Diketahui, data pemilih luar negeri yang diterima PPLN Johor Bahru melalui aplikasi Sistem Pendaftaran Pemilih (SIDALIH) telah mencapai 6.550 data. Dari jumlah tersebut, terdapat 5.921 data yang tidak terdapat alamat pemilih, hanya tertera nama, nomor paspor dan tanggal lahir.

Baca Juga:  Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Sedangkan dari 629 data yang memiliki kelengkapan alamat, ditemukan 113 data pemilih yang berada di luar wilayah kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

Data pemilih salah alamat tersebut ada yang di Gresik dan Kediri (Jawa Timur), Indramayu (Jawa Barat), Kuala Lumpur, Wageningen (Belanda), Selangor, Pattaya (Thailand), Penang, Sarawak, dan Singapura. Sedangkan data pemilih di wilayah kerja KJRI Johor Bahru yang juga menjadi wilayah kerja PPLN Johor Bahru hanya ada 516 saja.

Berita Terkait

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Sulsel Jadi Provinsi Ketujuh Rampungkan Verifikasi Administrasi Partai Gerakan Rakyat
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:15 WIB

Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:52 WIB

Sulsel Jadi Provinsi Ketujuh Rampungkan Verifikasi Administrasi Partai Gerakan Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Berita Terbaru