Herman Deru: Ketua Kadin Terpilih Harus Mampu Jawab Tantangan

- Jurnalis

Kamis, 10 Maret 2022 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri pembukaan  Musyawarah Provinsi VIII Kamar Dagang dan Industri [Musprov Kadin] Sumsel, di Hotel Aryaduta, Kamis [10/3] sore.

Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri pembukaan Musyawarah Provinsi VIII Kamar Dagang dan Industri [Musprov Kadin] Sumsel, di Hotel Aryaduta, Kamis [10/3] sore.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri pembukaan  Musyawarah Provinsi VIII Kamar Dagang dan Industri [Musprov Kadin] Sumsel, di Hotel Aryaduta, Kamis [10/3] sore.

Kepada Ketua Kadin terpilih, Herman Deru berharap dapat menjawab semua tantangan di era digitalisasi. 

Herman Deru mengatakan  berbicara soal tranformasi digital semua eleman tak terkecuali Kadin juga harus tanggap dan ikut arus agar tak tergilas. Untuk itulah Ia meminta Kadin mengambil peran menyiapkan SDM yang mumpuni. 

“Di sini peran Kadin kita harap dapat mengedukasi masyarakat agar mereka mahir menjalankan usaha dengan digitalisasi dan tidak mudah terjerumus oleh kehadiran jenis  teknologi keuangan [fintech] yang dapat merugikan,” jelas Herman Deru. 

Selain itu menurutnya Ketua Kadin yang baru harus dapat melakukan pembinaan pelaku usaha dwngan lebih maksimal tak terbatas pada trading atau pemasarannya saja. 

“Sejauh ini fokusnya lebih ke pemasaran, kalau begini produksinya bagaimana? Kalau pemasarannya digital tapi produksinya belum kan gak imbang. Nah Ketua Kadin yang baru nanti Saya harap bisa menjawab tantangan-tantangan itu” jelasnya. 

Untuk menyeimbangkan kemampuan pemasaran dan produksi secara digital, Herman Deru berharap Kadin kedepan dapat mengadakan pelatihan bagi para pelaku UMKM. 

“Kenapa UMKM, karena mereka paling kokoh selama pandemi. Berdasarkan data di perbankan itu NPL UMKM paling kecil. Makanya UMKM ini harus terus kita trigger lebih luas,” tambahnya.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Menurut Herman Deru untuk melakukan hal ini tak cukup hanya mengandalkan tangan pemerintah. Karena itu sebagai holding semua pengusaha, usahawan dan organisasi di bidang usaha Kadin harus bersinergi dengan pemerintah. 

“Kedepan kita harus betul-betul siap hadapi perubahan energi baru dan terbarukan. Meski sekarang kita ada pada zona nyaman tak boleh lengah orang akan libas kita dengan cepat kalau kita tidak siap,” imbuhnya. 

Lebih jauh Herman Deru juga mengatakan bahwa Ketua Kadin Sumsel tak perlu neko-neko. Cukup fokus mengembangkan potensi yang ada dan berlimpah di Sumsel seperti di bidang pangan. Mengingat kemandirian pangan tak kalah penting dibandingkan ketahanan lain seperti ketahanan keamanan dan ketahanan ekonomi. 

Melalui musprov ini diharapkan peran pengusaha dapat lebih maksimal dalam memberdayakan masyarakat secara formal mauoun informal. langaung maupun tidak langsung. harapan ini penting diwujudkan mengingat lesunya ekonomi sejak oandemi ditambah keterbatasan fiskal yang membuat masyarakat tidak lagi bergantung dengan APBD dan bantuan keuangan lain. 

Sementara itu Ketua Umum Kadin  Indonesia M. Arsjad Rasjid PM mengatakan saat ini semua tengah menghadapi dua peperangan. Swlain peperangan terhadap Pandemi COVID-19 juga perang ekonomi. 

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Dalam menghadapi perang ekonomi ini, Kadin sebagai rumahnya pengusaha dan tempat menggeliatkan ekonomi dituntut dapat menciptakan lapangan kerja. Sebab dengan lapangan kerja yang banyak akan berdampak pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. 

Saat ini menurutnya perang ekonomi sudah terjadi karena pandemi semua negara susah dan berebut mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik. 

Lebih jauh Ketum Kadin mengatakan walau sempat terkontraksi pada 2020 namun pada 2021 pertumbuhan ekonomi Nasional sudah mendekati 4% demikian juga peningkatan perekonomian di Sumsel menunjukkan tren positif. 

“Tapi kita tak boleh bersenang-senang dan lengah karena karena perang dagang China dan Amerika sudah terjadi dan ini akan  berdampak pada perekonomian dunia,” jelasnya. 

Contoh kecilnya ia memprediksi harga gandum akan naik akibat perang di Rusia dan Ukraina. Belum lagi perubahan lain  termasuk kebutuhan energi. 

“Kalau harga energi tinggi apapun barang akan ikut naik. Alhamdulillah Sumsel punya banyak batubara. Kalau harga batubara terjaga agar suplai energi kit juga bisa dijaga. ini tantangan buat kita bersama,” jelasnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru