WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] dalam meredam penyebaran COVID-19 mendapat apresiasi dari Dewan Jaminan Sosial Nasional [DJSN].
“Selamat untuk Gubernur Sumatera Selatan yang telah berhasil mengendalikan COVID-19 sehingga kasusnya terus melandai,” ucap Plt Ketua DJSN Dr M Subuh, ketika bertemu dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru, [15/10] siang.
Menurut M Subuh, pihaknya yang tergabung dalam DJSN diberikan wewenang melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan program jaminan sosial. Karenanya saat datang ke Sumsel dirinya langsung didampingi oleh Ketua Komisi Pengawasan Monitoring dan Evaluasi Dr Tono Rustiano MM, Anggota DJSN Dr Asih Eka Putri MPPM MM, Ir Untung Riyad SE, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri.
“Kita diberikan wewenang untuk menjamin terselenggaranya program jaminan sosial dan tingkat kesehatan, keuangan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” imbuhnya.
Untuk itu pihaknya meminta masukan dan saran dari berbagai pihak demi lancarnya tugass pengawasan dilapangan.
“Mengenai masukan dan saran yang telah disampaikan oleh Gubernur Provinsi Sumsel. Kita harapkan dapat memparbaiki sistem DJSN kedepan,” tandasnya.
Secara singkat Herman Deru mengharapkan kepada tim DJSN dalam melakukan monitoring untuk tidak menegeneralisir karena terkait dengan kondisi fasilitas kesehatan, jumlah tenaga kesehatan yang setiap daerah berbeda termasuk halnya tentang besaran iuran BPJS untuk menjadi pertimbangan dari tim ini.
“Saat melakukan evaluasi hendaknya tim DJSN tidak menegeneralisir, baik metode penilaian maupun penerapannya. Karena antara daerah yang satu dengan yang lainnya jelas berbeda,” imbuh Herman Deru.








![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-225x129.jpg)








![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

