Pemprov Sumsel Dapat Apresiasi Ketua DJSN

- Jurnalis

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berhasil kendalikan COVID-19, Pemprov Sumsel Dapat Apresiasi dari Ketua DJSN

Berhasil kendalikan COVID-19, Pemprov Sumsel Dapat Apresiasi dari Ketua DJSN

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] dalam meredam penyebaran COVID-19 mendapat apresiasi dari Dewan Jaminan Sosial Nasional [DJSN].

“Selamat untuk Gubernur Sumatera Selatan yang telah berhasil mengendalikan COVID-19 sehingga kasusnya terus melandai,” ucap Plt Ketua DJSN Dr M Subuh, ketika bertemu dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru, [15/10] siang.

Menurut M Subuh, pihaknya yang tergabung dalam DJSN diberikan wewenang melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan program jaminan sosial. Karenanya saat datang ke Sumsel dirinya langsung didampingi oleh Ketua Komisi Pengawasan Monitoring dan Evaluasi Dr Tono Rustiano MM, Anggota DJSN Dr Asih Eka Putri MPPM MM, Ir Untung Riyad SE, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

“Kita diberikan wewenang untuk menjamin terselenggaranya program jaminan sosial dan tingkat kesehatan, keuangan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya meminta masukan dan saran dari berbagai pihak demi lancarnya tugass pengawasan dilapangan.

“Mengenai masukan dan saran yang telah disampaikan oleh Gubernur Provinsi Sumsel. Kita harapkan dapat memparbaiki sistem DJSN kedepan,” tandasnya.

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Secara singkat Herman Deru mengharapkan kepada tim DJSN dalam melakukan monitoring untuk tidak menegeneralisir karena terkait dengan kondisi fasilitas kesehatan, jumlah tenaga kesehatan yang setiap daerah berbeda termasuk halnya tentang besaran iuran BPJS untuk menjadi pertimbangan dari tim ini.

“Saat melakukan evaluasi hendaknya tim DJSN tidak menegeneralisir, baik metode penilaian maupun penerapannya. Karena antara daerah yang satu dengan yang lainnya jelas berbeda,” imbuh Herman Deru.

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru