Menteri Agama Sebut di Bawah Kepemimpinan Herman Deru, Sumsel Dikenal sebagai Daerah Zero Konflik

- Jurnalis

Senin, 24 Mei 2021 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsetara Selatan (Sumsel) atas sinergi yang telah dilakukan dengan Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah Palembang.

Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsetara Selatan (Sumsel) atas sinergi yang telah dilakukan dengan Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah Palembang.

Herman Deru Integrasikan Kampus UIN Jakabaring dengan Islamic Center 

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG – Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atas sinergi yang telah dilakukan dengan Universitas Islam Negeri (UIN ) Raden Fatah Palembang. 

Yaqut Cholil mengatakan, tidak banyak UIN yang mampu melakukan hubungan baik dan sinergi dengan pemerintah daerah, seperti yang telah dilakukan UIN Raden Fatah Palembang bersama Pemprov Sumsel. 

“Kita berharap dengan peresmian sembilan gedung baru ini, memberikan kesempatan UIN dalam bersaing dalam level internasional. Peluang ini terbuka luas,” ucapnya usai meresmikan gedung baru UIN Raden Fatah Jakabaring, Senin (24/5/21). 

Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas bersama Gubernur Sumsel H Herman Seru dan Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Nyayu Khodijah meresmikan gedung baru UIN Raden Fatah Jakabaring, Senin (24/5/21).
Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas bersama Gubernur Sumsel H Herman Seru dan Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Nyayu Khodijah meresmikan gedung baru UIN Raden Fatah Jakabaring, Senin (24/5/21).

Pihaknya, optimis harapan tersebut bisa terwujud karena didukung dengan sinergi yang baik yang telah dilakukan bersama pemerintah daerah. 

Baca Juga:  Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

“Di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Sumsel, ditambah keberadaan UIN Raden Fatah, akan menjadikan Sumsel terus menjadi zero konflik,” terangnya. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, memiliki keinginan menjadikan kampus UIN Raden Fatah Palembang terintegrasi dengan Islamic Center. Menurutnya, upaya tersebut sedang diwijudkan pemerintah Sumsel. 

“Harapan saya ini bisa terwujud. Sehingga masyarakat Sumsel tidak perlu jauh-jauh belajar ke Mesir lagi,” jelasnya. 

Menurut  Herman Deru, pemerintah telah memberikan tanah seluas 15 hektar dengan status hibah untuk pembangunan gedung baru UIN Raden Fatah Jakaring. Sinergi tersebut sebagai bukti jika pemerintah tidak tinggal diam dalam penyediaan layanan pendidikan yang baik bagi masyarakat. 

Baca Juga:  ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Dilain pihak  Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Nyayu Khodijah mengatakan, kampus baru tersebut sebagai amanah dari pendahulu yang ingin punya kampus megah, sebagai pusat pengembangan budaya Islam di Sumsel. 

“Kampus di kelilingi sungai, yang memaknai melayu. Kita ingin UIN Raden Fatah menjadi simbol sejarah bagi orang belum ke Palembang kalau belum ke UIN Raden Fatah,” ucap Nyayu. 

Menurutnya, keberadaan kampus baru sangat menunjang proses perkuliahan, penelitian dan pengembangan SDM di Sumsel yang unggul, dan kompetitif hingga di level internasional. 

“Kita ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan kampus baru ini, termasuk Gubernur Sumsel yang telah menghibahkan tanah seluas 15 hektar,” ucapnya. (rel/Abror Vandozer/Adv)

Berita Terkait

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap
Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang
Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!
Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka
Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

Berita Terbaru