Barang haram tersebut disita dari tangan Andoyo Sastro alias Aan (38), saat petugas meringkusnya di Kampung IV, Desa Megang Sakti II, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (13/2/2021).
Selain sabu, petugas juga menyita barang bukti (BB) lainnya, satu buah tas sandang warna biru yang di dalamnya terdapat satu bal plastik, satu buah kotak rokok kaleng merk merk magnum warna hitam yang berisikan satu buah pipet plastik dipotong miring (skop) dan satu buah timbangan warna silver.
Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kasat Narkoba, AKP Denhar didampingi Kanit Dik II, IPDA R Candra membenarkan bahwa telah meringkus tersangka Andoyo Sastro alias Aan karena terlibat perkara sabu.
“Saat ini tersangka, sudah ditahan di sel tahanan Polres Mura, dan dilakukan pendalaman perkara,” kata Denhar didampingi Candra.
AKP Denhar menjelaskan, tersangka diringkus bermula saat anggota mendapat informasi dari warga bahwa di rumah tersangka akan dilakukan transaksi narkoba. “Selanjutnya, anggota melakukan penyelidikan sekaligus meluncur ke lokasi, setibanya di tempat, ternyata benar ada tersangka. Anggota pun langsung meringkus tersangka serta melakukan pengeledahan dan menemukan BB di lantai belakang pintu ruko, berupa satu buah tas sandang warna biru yang di dalamnya terdapat satu bal plastik,” jelasnya.
Lanjut Kasat Narkoba, satu buah kotak rokok kaleng merk magnum warna hitam yang berisikan satu bungkus plastik klip sedang yang berisikan kristal-kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 1,12 gram. Serta, satu buah pipet plastik dipotong miring (skop), serta satu buah timbangan warna silver ditemukan di rak plastik.
“Selanjutnya tersangka dan BB diamankan dan dibawa ke Polres Mura untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Laporan Erison
Editor Abror Vandozer



![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-225x129.jpg)

![Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik III dalam kategori Indeks Satu Data Indonesia [SDI] tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0017-225x129.jpg)

![Bayumi AP SE MSi [Praktisi dan Ketua Komunitas]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261026-WA0006-225x129.jpg)
![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-129x85.jpg)

![Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik III dalam kategori Indeks Satu Data Indonesia [SDI] tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0017-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

