Tawuran Maut di Palembang: Pelajar 1 Ilir Tewas Tertusuk

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi tawuran berujung maut di Palembang kembali menewaskan seorang pelajar RA Gusti Rangga [20] dari Jalan Sultan Agung Kelurahan 1 Ilir. Korban tewas setelah terlibat bentrok berdarah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur I, Sabtu 7 Maret 2026, dini hari.

Aksi tawuran berujung maut di Palembang kembali menewaskan seorang pelajar RA Gusti Rangga [20] dari Jalan Sultan Agung Kelurahan 1 Ilir. Korban tewas setelah terlibat bentrok berdarah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur I, Sabtu 7 Maret 2026, dini hari.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Aksi tawuran berujung maut di Palembang kembali menewaskan seorang pelajar RA Gusti Rangga [20] dari Jalan Sultan Agung Kelurahan 1 Ilir. Korban tewas setelah terlibat bentrok berdarah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur I, Sabtu 7 Maret 2026, dini hari.

Korban sempat dilarikan ke RSUP Dr Mohammad Hoesin akibat dua luka tusuk serius di bagian perut kiri atas. Namun, nyawa pemuda tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, inisial CY [21] dan MRP [20], peristiwa ini bermula sekira pukul 03.00 WIB, klompok pemuda dari daerah 1 Ilir dilaporkan mendatangi lokasi untuk bertemu dengan kelompok lawan yang diduga gabungan dari kelompok Boom Baru.

Baca Juga:  Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan BBL Senilai Rp6,25 Miliar

Mirisnya, bentrokan ini terjadi tepat setelah aparat kepolisian melakukan pembubaran massa di lokasi tersebut.

“Awalnya petugas dari Polsek Ilir Timur II sudah datang dan membubarkan massa. Namun, setelah polisi pergi, kedua kelompok kembali bertemu dan tawuran jilid kedua pun pecah,” ujar saksi di lokasi kejadian.

Saat petugas kepolisian kembali untuk membubarkan aksi kedua kalinya, massa kocar-kacir menyelamatkan diri.

Dalam situasi tersebut, rekan-rekan korban menemukan Gusti Rangga sudah terkapar bersimbah darah di aspal depan Kantor Bulog.

Baca Juga:  Kebahagiaan Nasabah Warnai Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel di Tanjungpandan

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polrestabes Palembang maupun Polsek Ilir Timur II belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Wijaya Mukmin menyatakan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi untuk mengumpulkan data lengkap mengenai kejadian ini.

“Saya belum dapat info lengkapnya, nanti saya tanya dan minta datanya sama Kasi Humas Polrestabes Palembang,” ujar Kombes Pol Nandang singkat saat dikonfirmasi usai kegiatan di hari yang sama, Sabtu 7 Maret 2026.

Laporan Suherman | Editor AbV

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:37 WIB

Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:58 WIB

Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:46 WIB

Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter

Berita Terbaru

Institut Nalar Publik

Opini

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB