Sebelum ke Australia, Presiden Dahulukan HPN 2020

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2020 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelum terbang ke Canberra, Australia dalam lawatan kenegaraannya, ternyata Presiden Joko Widodo lebih dahulu singgah ke Banjarmasin, terkait puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, Sabtu (8/2/2020). Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Sebelum terbang ke Canberra, Australia dalam lawatan kenegaraannya, ternyata Presiden Joko Widodo lebih dahulu singgah ke Banjarmasin, terkait puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, Sabtu (8/2/2020). Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

INSAN Pers merupakan pihak yang selalu ada di dalam keseharian Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia.

WIDEAZONE.COM, BANJARMASIN — Sebelum terbang ke Canberra, Australia dalam lawatan kenegaraannya, ternyata Presiden Joko Widodo lebih dahulu singgah ke Banjarmasin, terkait puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, Sabtu (8/2/2020).

HPN yang digelar di kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah Pemprov Kalimantan Selatan itu, menjadi perhatian penting bagi Kepala Negara.

“Saya membelokkan perjalanan via Banjarmasin. Sekali lagi, ini demi Hari Pers Nasional. Apalagi insan pers adalah teman saya sehari-hari,” kata Presiden.

Kepala Negara menyatakan, ke mana pun ia pergi, insan pers selalu ikut bersamanya. Meteri kadang-kadang tidak ikut, manum wartawan pasti ikut. “Yang mengejar saya sehari-hari dan menghadang saya untuk doorstop. Kadang-kadang membuat saya gugup dan gagap karena enggak siap ditanya. Yah, ini dia, wartawan,” kata Presiden disambut tawa hadirin.

Baca Juga:  Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Foto: Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden

Menurut dia, berhadapan dengan wartawan bukan benci, tapi rindu. Namun selalu di hati dan selalu dirindu.

Sebelum menghadiri puncak acara HPN, Kepala Negara yerlebih dahulu meresmikan Hutan Pers Taman Spesies Endemik Indonesia dan Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia yang termasuk dalam rangkaian kegiatan HPN 2020 di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, yang lokasinya tak berjauhan dengan lokasi puncak peringatan HPN.

Dalam presmian itu, Presiden ikut menanam pohon mersawa (anisiptera margina korth). Pohon jenis ini sudah sulit ditemukan di hutan alam sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan.

Baca Juga:  Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!
, Hutan Pers Taman Spisies Endemik Indonesia menempati lahan seluas sekitar lima hektar. Hutan ini akan ditanami 85 tanaman spisies endemik dari seluruh Indonesia. Misalnya, ulin, jeumpa, matoa, kepel, mortolu dan lain sebagainya
, Hutan Pers Taman Spisies Endemik Indonesia menempati lahan seluas sekitar lima hektar. Hutan ini akan ditanami 85 tanaman spisies endemik dari seluruh Indonesia. Misalnya, ulin, jeumpa, matoa, kepel, mortolu dan lain sebagainya

Dari siaran pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sabtu (8/2/2020), Hutan Pers Taman Spisies Endemik Indonesia menempati lahan seluas sekitar lima hektar. Hutan ini akan ditanami 85 tanaman spisies endemik dari seluruh Indonesia. Misalnya, ulin, jeumpa, matoa, kepel, mortolu dan lain sebagainya.

Hadir dalam kegiatan itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Gerard Plate, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sri Nurbaya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor. (*)

Laporan Abror Vandozer/Miska Rini/Rel
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap
Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang
Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!
Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka
Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

Berita Terbaru