162 Ribu Kilogram Sabu Gagal Diedarkan

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2019 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepanjang 2019, BNNP Sumsel berhasil mengagalkan peredaran narkoba. Yakni ganja sebanyak 300 kilogram, sabu 162,002 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 63.268 butir

Sepanjang 2019, BNNP Sumsel berhasil mengagalkan peredaran narkoba. Yakni ganja sebanyak 300 kilogram, sabu 162,002 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 63.268 butir

WIDEAZONE.COM PALEMBANG — Sepanjang 2019, BNNP Sumsel berhasil mengagalkan peredaran narkoba. Yakni ganja sebanyak 300 kilogram, sabu 162,002 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 63.268 butir.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen John Turman Panjaitan mengatakan, pihaknya tahun ini berhasil mengungkap dan menggagalkan beberapa barang haram mengalami peningkatan dibandingkan 2018 lalu.

“Tahun ini kita berhasil berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran Ganja sebanyak 300 kilogram, Sabu 162,002 kilogram dan ekstasi 63,268 butir. Barang haram ini didapatkan dari tangan para pelaku sebanyak 53 orang,” ujarnya dalam konfrensi pers, Senin (30/12/2019).

Dia mengungkapkan, untuk menurunkan angka peredaran narkoba, pihaknya akan koordinasikan dengan 17 Kabupaten Kota yaitu Bupati dan Walikota supaya menerbitkan peraturan daerah dimana supaya tidak boleh lagi pesta diatas Jam17.00.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Lebih lanjut dia menuturkan, mengenai narkotika bagaimana cara kita mengatasinya BNN harus bekerjasama dengan semua pihak. Pihaknya dan penegak hukum selalu mensosilisasikan dampak narkotika yaitu narkotika menyebabkan ketergantungan, narkotika Membuat sistim syaraf rusak. Kemudian narkotika menjadi rusak kesehatannya, narkotika membuat ekonomi rumah tangga berantakan. Narkotika membuat Keharmonisan rumah tangga terancam. Bahkan untuk anak pelajar cita-citanya terhambat dan menjadi over dosis dan narkotika bisa masuk penjara.

Baca Juga:  Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

“Delapan hal itu selalu kita sampaikan setiap hari,jika tidak kita buat baliho dan kalau diremehkan maka mobil penyuluhan kita lakukan,” bebernya.

“Apabila terkena dan akut bawalah ke BNN supaya kita obati karena kita memiliki psikolog, dokter gratis karena itu bukan aib. Karena masayarakat menyebut aib malu tidak boleh kita tutupi agar segera diobati, seperti penyakit lain flu filek jangan dibiarkan karena makin berat. Jika ringan kita lakukan obat jalan atau konsul tidak ditahan,” pungkasnya. (Akip)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik
Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan
Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru