Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Operasional Perumda Pasar Palembang Jaya Apriadi Susanto Sinaga menerima bantuan CSR berupa tujuh unit kotak sampah berkapasitas 240 liter dari Tim CSR PT Bukit Asam Tbk Port Kertapati.

Direktur Operasional Perumda Pasar Palembang Jaya Apriadi Susanto Sinaga menerima bantuan CSR berupa tujuh unit kotak sampah berkapasitas 240 liter dari Tim CSR PT Bukit Asam Tbk Port Kertapati.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Perumda Pasar Palembang Jaya menggandeng PT Bukit Asam [PTBA] melalui program tanggung jawab sosial perusahaan [CSR] untuk membenahi kondisi pasar tradisional di Kota Palembang.

‎Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya Pemerintah Kota Palembang menata pasar agar lebih rapi, bersih, dan nyaman, sekaligus mendorong masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional.

‎Direktur Operasional Perumda Pasar Palembang Jaya, Apriadi Susanto Sinaga menyebut keterbatasan kemampuan finansial sebagai BUMD menjadi salah satu alasan pihaknya membuka peluang kolaborasi dengan BUMN melalui program CSR.

‎Sebagai tahap awal, PTBA memberikan bantuan tujuh unit kotak sampah berkapasitas 240 liter untuk mendukung kebersihan pasar.

‎Perwakilan Perumda Pasar Palembang Jaya menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Bantuan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas dukungan terhadap penataan dan revitalisasi pasar-pasar tradisional di Palembang.

‎”Harapan kita tidak hanya PTBA. Kita juga akan meminta tolong kepada BUMN lainnya supaya pasar yang dalam bahasa kita sebagai pusat ekonomi kerakyatan itu benar-benar bisa menjadi tempat masyarakat ekonomi kecil menengah untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya usai menerima bantuan dari Tim CSR PTBA Kertapati pada Kamis 20 Agustus 2026.

‎Menurutnya, persoalan kebersihan menjadi bagian penting dalam upaya menghidupkan kembali pasar tradisional. Pasar yang bersih dan nyaman diyakini dapat menarik lebih banyak pembeli, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pedagang.

‎Selain kebersihan, Perumda Pasar Palembang Jaya juga menyoroti sejumlah aspek lain yang perlu dibenahi, mulai dari kerapian, pelayanan hingga kondisi fisik pasar.

‎”Bagaimana menciptakan pasar ini menjadi pasar yang bersih sehingga para pembeli bisa nyaman di dalam pasar,” katanya. [AbV]

Baca Juga:  Finishing RTLH Milik Sriyanti Dikebut, Satgas TMMD Target Segera Rampung

Berita Terkait

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Sabtu, 5 September 2026 - 06:37 WIB

PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru