WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Buntut dari kemarau panjang yang melanda Sematera Selatan selama lebih dari dua bulan terakhir, mulai mengelisahkan masyarakat.
Terkait peristiwa alam tersebut, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, mengatakan sudah ribuan hektare lahan terbakar, namun hingga saat ini hujan masih belum turun juga.
“Belum 40 hari Allah SWT memberi kekeringan, maka kita harus beristisqo meminta turun hujan agar kekeringan dan kebakaran hutan dapat mereda,” ujar Herman Deru di hadapan pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemprov Sumsel, beserta TNI dan Polri, di halaman Griya Agung, Selasa (27/8/2019).
Untuk mengharapkan turunnya hujan, kata Gubernur, sebaiknya masyarakat secara bersama melakukan salat Istiqaa.
Sebab untuk mengatasi kekeringan yang melanda Sumatera Selatan dalam sebaiknya 40 hari sebelum Allah memberikan kekeringan, sebaiknya bermunajat ke padaNya dengan menggelar salat Istiqaa.
“Melalui salat Istisqaa, kita memohon doa agar Allah SWT mendengarkan permintaan kita sehingga segera menurunkan hujan,” harap Gubernur.
Salat Istiqaa dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dipimpin Ustadz KH Nawawi Dentjik. Namun sebelum digelar para peserta melafalkan zikir terlebih dahulu sesuai ketentuan salat Istiqaa. (abror vandozer/anto narasoma)








![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-225x129.jpg)








![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

