“Dalam rangka mewujudkan madrasah yang unggul dan kompetitif tersebut, guru memainkan peran penting dan strategis. Sebagai pemangku kepentingan utama dalam dunia pendidikan, guru perlu meningkatkan kompetensi dan keterampilannya agar selaras dengan tuntutan Era Revolusi Industri 4.0. Salah satunya adalah penguasaan dalam bidang teknologi pendidikan (education technology) untuk mendukung kegiatan pembelajaran,” tegasnya.
Wamenag mengapresiasi penyelenggaraan KSM 2022. Menurutnya, KSM menjadi sarana apresiasi bagi siswa madrasah yang telah menunjukkan kiprahnya untuk membangkitkan semangat integrasi sains dan agama. Hal ini patut dibudayakan pada pendidikan madrasah. Sehingga, kiprah madrasah semakin terlihat di masyarakat, berkontribusi aktif dalam membangun manusia Indonesia dari segala aspek keilmuan, baik agama, sains, teknologi, ekonomi, budaya, dan lainnya. (JFA)



















