Terkait alat peraga kampanye (APK), dirinya mengaku masih banyak peserta pemilu yang bandel. “Kita dari Bawaslu Kota Palembang telah melakukan imbauan secara tertulis kepada para peserta pemilu untuk menertibkan secara mandiri APK sebelum masa kampanye,” kata dia.
Menurut dia, transformasi pola pemasangan APK sudah luar biasa. “Kami melibatkan pihak pemerintah Pemkot Palembang, Kesbangpol dan Pol PP Kota Palembang mengaku mengalami kesulitan menertibkan APK,” tutur Muslim.
Muslim juga menambahkan bahwa saat ini ada sekitar 822 calon legislatif (caleg) DPRD Kota Palembang. Selain persoalan APK, Bawaslu Kota Palembang juga kekurangan SDM. “SDM kita memang tidak sebanding dengan jumlah caleg DPT yang sudah didtetapkan. Bahkan peralatan pun menjadi kendala. Tapi kami juga mengoptimalkan kerja-kerja kita,” kata dia.
“Per tanggal 4 November 2023 seteleah ditetapkan DCT, kami tanggal 2 November melakukan penandanganan MoU untuk melepasan APK secara mandiri. Kami sudah berupaya memaksimalkan kerja-kerja kami untuk melaksanakan proses pemilu,” imbuh dia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
