WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Status zona merah Kota Palembang dalam satu pekan terakhir berubah warna menjadi orangge, pengetatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pun kini dilonggarkan.
“Ya, hari ini pembaruan PPKM Level 4 sudah kita teken,” kata Harnojoyo usai melakukan rapat di Jalan Tasik Rumah Dinas, Selasa ( 24/8/ 2021).
Berada di zona orange, tidak membuat PPKM Level 4 dihilangkan, mengikuti intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang masih memperpanjang PPKM Level 4 hingga dua pekan mendatang atau hingga 6 September nanti. “Kita lakukan pelonggran seperti Mal boleh dibuka, dengan kapasitas 50% dan harus menerapkan protokol kesehatan,” ujar orang nomor satu di Palembang tersebut.
Dengan adanya pelongaran, dia berharap mampu kembali mendongkrak roda perekonomian. “Tapi tetap menerapkan prorokol kesehatan(Prokes),” tegasnya.
Kelonggaran untuk mengembalikan roda perekonomian disektor mal, mereka dibolehkan beroperasi mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 20.00 WIB malam.
Sementara, terkait kebijakan aturan pusak pihak mal harus mewajibkan aturan menggunakan sistem aplikasi peduli lindungi yang mewajibkan pengunjung telah melaksanakan vaksin yang di izinkan masuk, Harnojoyo menegaskan tidak ada aturan wajib tersebut untuk mal di Kota Palembang.
“Ada dua pilihan tetap mematuhi protokol kesehatan tapi kalau pihak mal ingin menerapkan itu juga tidak ada larangan”. terangnya
Tak sampai di situ, dalam penerapan PPKM level 4 selama dua pekan ke depan, Pemkot Palembang juga memberikan toleransi kegiatan resepsi pernikahan dapat di langsungkan sedangkan untuk tamu undangan hanya di berikan izin 25 persen dari kapasitas gedung.
“Untuk acara resepsi sudah boleh 25 persen dari kapasitas gedung selain itu harus tetap protokol kesehatan”. tutupnya.



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
