SEVIMA Dianugerahi Penghargaan dari ITS di Momen Hari Pahlawan

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO SEVIMA Sugianto Halim MMT menerima penghargaan mitra wirausaha dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember [ITS] pada Jumat 15 November 2024.

CEO SEVIMA Sugianto Halim MMT menerima penghargaan mitra wirausaha dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember [ITS] pada Jumat 15 November 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | CEO SEVIMA Sugianto Halim MMT menerima penghargaan mitra wirausaha dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember [ITS] pada Jumat 15 November 2024.

Penghargaan di momen Hari Pahlawan sekaligus dies natalis ITS ini, diberikan Ketua Majelis Wali Amanat sekaligus Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2009-2014 Prof Mohammad Nuh, Rektor ITS Bambang Pramujati PhD, beserta jajaran Pimpinan ITS.

“Penghargaan mitra wirausaha dari ITS diberikan sebagai apresiasi kepada wirausaha individu, organisasi yang dianggap berjasa dan memberikan kemaslahatan bagi ITS dan masyarakat,” ungkap Rektor ITS Surabaya Bambang Pramujati.

Dikatakan Bambang, apresiasi penghargaan ITS kepada SEVIMA dan seluruh peraih penghargaan, diberikan sebagai insan yang memiliki jasa besar kepada bangsa Indonesia. “Serta atas pencapaiannya dan penyumbang kontribusi besar,” ujarnya pada Puncak Dies Natalis ITS.

Komitmen SEVIMA Merevolusi Pendidikan dengan Teknologi

Saat masih berstatus mahasiswa, sebagian besar dari kita mungkin lebih fokus pada kuliah, menyelesaikan tugas-tugas dari dosen, atau aktif di organisasi kampus. Namun tidak bagi Sugianto Halim, Pendiri sekaligus CEO SEVIMA.

Sejak masih di bangku mahasiswa pada awal tahun 2000-an, ia biasa sibuk di depan laptop, berjam-jam coding dan membuat aplikasi. Bahkan sudah mulai menyusun konsep untuk mendirikan sebuah startup yang bergerak di bidang teknologi pendidikan, yang mungkin pada masa itu startup belum menjadi tren populer.

Baca Juga:  Gelegar Skandal DAK/2023 Rp45,4 Miliar Disdik OKI di Kejaksaan Agung

Satu tahun setelah lulus, bersama rekannya ia mendirikan SEVIMA [Sentra Vidya Utama]. Awalnya hanya sebatas gagasan kecil dari sebuah kamar kos, SEVIMA telah menjadi perusahaan teknologi yang berusia 21 tahun dan memberi solusi digitalisasi pendidikan bagi ribuan kampus, lembaga pemerintah, serta perusahaan.

Total lebih dari 3,5 juta mahasiswa, dosen, hingga operator kampus, menggunakan SEVIMA Platform setiap harinya dan tergabung dalam “Komunitas Sevima”.

SEVIMA juga memiliki tagline #revolutionizeEducation, dan menjadi pionir dalam solusi sistem informasi akademik yang menghadirkan sistem akademik terintegrasi untuk menjawab segala kebutuhan perguruan tinggi lewat teknologi digital. Seperti penerimaan mahasiswa baru, pembayaran kuliah, pembelajaran online, administrasi dan akreditasi kampus, hingga portal lowongan kerja dan berbagai fitur lainnya.

“Komitmen SEVIMA untruk merevolusi pendidikan dengan teknologi digital, juga sejalan dengan keberagaman Indonesia. Terlebih tak sedikit kampus mitra SEVIMA yang berada di perbatasan Indonesia, di antaranya Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama [STISNU] di Aceh Besar, ujung barat Indonesia, Politeknik Negeri Nusa Utara yang berlokasi di Sangihe, Maluku Utara, ujung utara Indonesia.

“Kemudian, Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke di Papua, ujung timur Indonesia, dan Universitas Nusa Cendana, perguruan tinggi negeri di Kupang, Nusa Tenggara Timur, ujung selatan Indonesia,” ungkap Halim.

Baca Juga:  Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Cegah Kecelakaan Kerja, Bukan Sekadar Klaim

Penghargaan ini menurut Halim, bukan sekadar apresiasi untuk SEVIMA, tetapi juga bentuk penghormatan atas dampak besar bagi dunia pendidikan di Indonesia.

“Penghargaan ini adalah kehormatan yang sangat berarti bagi saya dan seluruh tim SEVIMA. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan mengembangkan layanan yang semakin relevan bagi pendidikan tinggi di negeri ini,” kata Halim.

Halim menyadari bahwa digitalisasi kini sudah menjadi kebutuhan. Misinya adalah menjadikan SEVIMA sebagai mitra utama dalam membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih maju.

“Teknologi bukan hanya alat bantu, tetapi juga sarana untuk mendemokratisasi akses, kualitas pendidikan, sekaligus menjadi kunci agar pendidikan tinggi di Indonesia dapat bersaing secara global.

“Saya berharap SEVIMA bisa terus menjadi mitra terbaik bagi kampus-kampus di Indonesia,” ujar Halim.

Cerita Sugianto Halim dari kamar kos hingga panggung penghargaan jadi inspirasi nyata bahwa dengan tekad dan inovasi, mimpi besar dapat terwujud. “SEVIMA tidak hanya membantu mengelola data akademik dan proses perkuliahan, tetapi juga menjadi katalis bagi masa depan pendidikan tinggi di Indonesia,” tukas dia. [AbV/red]

Berita Terkait

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif
Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Kemensos Apresiasi Kesiapan Pemkot Palembang, Sekolah Rakyat Segera Dibangun
130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik
Dari Sekolah Rakyat hingga Mini Zoo, Pemkot Palembang Kebut Penataan Aset

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Rabu, 15 April 2026 - 18:24 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Selasa, 7 April 2026 - 10:45 WIB

Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif

Rabu, 1 April 2026 - 17:58 WIB

Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB