Serangan COVID-19 di Arab Saudi Melejit

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Fenomena Bulan hingga Nadir Ka'bah

Ilustrasi Fenomena Bulan hingga Nadir Ka'bah

Umrah dan Haji Terancam Batal

SERANGAN COVID-19 di Arab Saudi kembali melejit. Untuk pertama kalinya sejak Agustus 2021, kasus naik di atas 1000 per hari.

Negara teluk terbesar dengan populasi 30 juta mencatat 1024 infeksi virus corona dengan satu kematian, Minggu [2/1/2021]. Padahal kasus harian turun di bawah 100 sejak September.

Kenaikan kasus ini telah membuat negeri Raja Salman, menerapkan lagi jarak sosial di dua masjid besar Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Aturan masker juga kembali diberlakukan.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Arab Saudi sendiri sudah kemasukan Omicron. Belum diketahui apakah ini berpengaruh ke Umrah dan penyelenggaraan Haji.

Mengutip Worldometers, Arab Saudi mencatat 6.814 kasus aktif saat ini dengan 69 serius. Total kasus saat ini berjumlah 558.106 dengan total kematian 8.879.

Kenaikan kasus juga terjadi di Uni Emirat Arab [UEA]. Kemarin negara itu mencatat 2.600 kasus dengan tiga kematian.

Infeksi harian di UEA naik di atas 2000 pada 29 Desember. Padahal sebelumnya kasus turun di bawah 100 pada Oktober.

Baca Juga:  Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal "Karhutla": Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!

UEA mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan melarang warga negara yang tidak divaksinasi bepergian ke luar negeri mulai 10 Januari. 

Warga negara yang divaksinasi sepenuhnya juga akan memerlukan suntikan booster agar memenuhi syarat untuk bepergian.

Negara di mana kota Dubai berada ini, mencatat 767.093 total kasus sejak pandemi terjadi. Saat ini tercatat ada 2168 kematian. 

Berita Terkait

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!
Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap
Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang
Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Berita Terbaru