Saka Pariwisata, Megawaty: Terapkan SW dan 7 SP

- Jurnalis

Kamis, 12 November 2020 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs Kepala Dinas Pariwisata, Megawaty

Pjs Kepala Dinas Pariwisata, Megawaty

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pandemi COVID-19 yang mewabah di segala penjuru dunia termasuk Indonesia telah memberikan dampak yang luar biasa bagi sendi sendi kehidupan masyarakat.

Tak terkecuali sendi pariwisata. Penyebaran COVID ini menimbulkan penurunan kunjungan masyarakat terhadap objek wisata.

Guna memberikan kepedulian terhadap sektor pariwisata, Saka Pariwisata Sumatera Selatan memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel dalam sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel nomor 37 tahun 2020.

Pjs Kepala Dinas Pariwisata, Megawaty tengah memberikan materi kepada anggota Pramuka Saka Pariwisata
Pjs Kepala Dinas Pariwisata, Megawaty tengah memberikan materi kepada anggota Pramuka Saka Pariwisata

Pjs Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Megawaty mengatakan kita memperkenalkan kepada adik adik Saka Pariwisata Pergub tentang kebiasaan baru karena kita ketahui masih dalam keadaan COVID-19. Di sini kita inginkan mereka sebagai Sadar Wisata (SW) mereka harus dapat melakukan sosialisasi dari diri mereka sendiri untuk memberlakukan dan menerapkan kebiasaan baru, dengan memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer, menjaga jarak,” ungkap Mega usai memberikan materi kepada anggota Pramuka yang tergabung dalam Saka Pariwisata, Rabu (11/11/2020).

Tak sekedar untuk memahami isi materi yang kita berikan, sambung Mega, mereka juga harus bisa menerapkan 7 Sapta Pesona (SP).

“Tujuh Sapta Pesona ini merupakan marwahnya Pariwisata dari tertib, aman, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Semua itu menuju dalam kenyamanan, jadi mereka yang pernah berkunjung mempunyai kenangan dan kesan indah untuk kembali lagi,” ujarnya.

Kita harapkan dengan adik adik Saka Pariwisata, dapat menjadi insan sadar wisata, dapat menerapkan kondisi kebiasaan baru. “Mereka yang mengikuti materi saat ini dapat menggiatkan, menginformasikan wisata ke teman temannya. Tak hanya di sini, namun nanti ketika mereka melakukan kegiatan di luar seperti Jambore ataupun Saka Pariwisata Nasional dapat menerapkan kondisi adaptasi kebiasaan baru,” tutupnya.

Untuk diketahui kegiatan Saka Pariwisata berlangsung dari 11 hingga 13 November 2020, dengan peserta berasal dan utusan dari 14 kabupaten/kota di Sumsel.

Pembukaan acara Saka Pariwisata akan dilaksanakan pada 12 November 2020 dan pembukaan acara secara resmi akan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi
Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara
Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU
UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor
Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM
Pasca Gerebek Sarang Narkoba, 2 Warga Desa Ditangkap
Munas IX Kadin Indonesia Akan Dibuka Ketua MPR RI
MAPPI Sumsel Gelar Musda ke III, ini kata Awaludin

Berita Terkait

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:00 WIB

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi

Sabtu, 6 Maret 2021 - 23:19 WIB

Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:53 WIB

Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU

Kamis, 18 Februari 2021 - 16:52 WIB

UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor

Minggu, 31 Januari 2021 - 22:47 WIB

Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM

Berita Terbaru