banner 2560x598

banner 2560x598

Ratusan Tersangka Narkoba Terjaring Operasi Antik Musi 2021

  • Bagikan
Direktorat Reserse Norkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Ditresnarkoba Polda Sumsel] berhasil menyita dari 106 tersangka dua kilogram sabu sabu, 173 butir ekstasi, dan 73 batang tanaman ganja di Kota Pagaralam beserta uang tunai senilai Rp300 juta.
Direktorat Reserse Norkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Ditresnarkoba Polda Sumsel] berhasil menyita dari 106 tersangka dua kilogram sabu sabu, 173 butir ekstasi, dan 73 batang tanaman ganja di Kota Pagaralam beserta uang tunai senilai Rp300 juta.
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dalam 15 hari, Ratusan tersangka penyalahgunaan narkoba terjaring dalam Operasi Antik Musi 2021.

Direktorat Reserse Norkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Ditresnarkoba Polda Sumsel] berhasil menyita dari 106 tersangka dua kilogram sabu sabu, 173 butir ekstasi, dan 73 batang tanaman ganja di Kota Pagaralam beserta uang tunai senilai Rp300 juta.

“Operasi Antik Musi 2021 yang digelar selama 15 hari yang digelar Ditresnarkoba Polda Sumsel dan jajaran untuk menekan angka peredaran narkoba di Sumsel, dari hasil operasi berhasil menangkap 106 tersangka 18 diantaranya hasil tangkapan Ditresnarkoba Polda Sumsel,” kata Wadirreserse Narkoba Polda Sumsel AKBP Djoko Lestari didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Erlangga.

Dijelaskan AKBP Djoko, 18 orang tersangka yang ditangkap ini terdiri pengedar dan sebagian besar sebagai bandar yang mempunyai kaki tangan dibawahnya,”kata Djoko kepada wartawan saat pres rilis tersangka dan barang bukti Jumat (3/12/2021).

Dikatakan Djoko 18 orang yang ditangkap tidak hanya di kota Palembang saja melainkan tersebar di wilayah Sumsel di antaranya Kabupaten Pali, Kabupaten Muba dan di kota Prabumulih.

“Operasi Antik Musi menargetkan tempat-tempat di wilayah Sumsel yang disinyalir menjadi sarang peredaran narkoba. Selama lima hari tempat yang menjadi sarang peredaran narkoba kami tindak,” ungkapnya.

Djoko menegaskan pihaknya berkomitmen untuk berjihad memerangi peredaran narkoba di Sumsel sehingga tidak ada lagi basis peredaran narkoba di Sumsel.

“Memang dalam waktu lima hari operasi Antik Musi sangat singkat dalam memberantas narkoba. Namun di luar dari operasi antik kami terus berkomitmen memberantas narkoba. Tidak ada ampun bagi pelaku narkoba. Anda bisa lari dari kami, tapi anda tidak bisa bersembunyi dari kami,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *