WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Pembangunan parit utama (siring: drainase) di Desa Sakajaya, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, mengejutkan masyarakat.
Sebab pembangunan parit utama bernilai lebih dari Rp 149.500,000.00 itu dikerjakan tak sesuai Rencana Anggaran Belanja Daerah (RAB) Kabupaten Muaraenim 2019.
Proyek yang tercantum sebagai proyek cor beton itu, dinding dasarnya justru tidsk dicor sama sekali.
Sebagai pihak yang melaporkan masalahnya, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi (LSM GAK) Muaraenim M Asnawi, mengatakan bahwa proyek bernilai lebih dari Ratusan juta itu dikerjakan asal jadi.
“Hasilnya, pembangunan parit utama itu terkesan asal jadi dan dinding dasarnya tidak dicor,” ujar Awi saat konferensi pers, Kamis (12/9/2019).
Saat masalah itu dikonfirmasi ke manajemen CV Gayatri Pratama, namun tak ada komentar menanggapi persoalan itu.
“Yang membuat saya heran, kok di papan nama ditulis bahwa yang mengerjakan proyek itu adalah CV Gayatri Pratama. Padahal yang menggarapnya CV Mandiri. Ada kongkalikong apa ini?” ujar Awi seperti bertanya ke dirinya semdiri.
Proyek parit drainase itu memggunakan dana APBD 2019 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muaraenim.
Ari berharap agar pihak-pihak terkait dapat menghadirkan pihak PPK dan pengawas pekerjaan proyek tersebut.
“Apalagi anggarannya sudah dicairkan secara keseluruhan 100 persen. Namun pekerjaan itu kata Surya sebagai petugas PPK tidak dikerjakan oleh PT Gayatri Pratama,” katanya.
Menurut Surya, proyek yang dikerjakan CV Mandiri itu (bukan CV Gayatri Pratama) sudah clear (selesai). “Soal kualitasnya cukup bagus,” jelas Surya.
Sementara itu di tempat terpisah, pengawas pekerjaan, Nofri Yansah, mengatakan lantai dinding memamg harus dicor. Sebab judul pekerjaan adalah cor beton.
“Soal siapa yang memgerjakannya itu harusnya memang CV Gayatri Pratama. Sedangkan pembayaran tagihanmya sudah diterima 100 persen,” kata Yayan.
Saat disinggung tentang CV Mandiri yang mengerjakannya, Yayan mengatakan hanya salah print. Justru ketika awak media mrencecarnya dengan berbagai pertanyaan, Yayan tak menjawab. Ia pergi begitu saja tanpa mempedulikan wartawan. (agus putra luntar)




![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-225x129.jpg)


![Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia [Taipei Economic and Trade Office/TETO]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0022_copy_394x300-225x129.jpg)


![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-129x85.jpg)


![Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia [Taipei Economic and Trade Office/TETO]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0022_copy_394x300-129x85.jpg)



![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)

