Gubernur Herman Deru Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Khusus Batu Bara dan 5 Flyover di Muara Enim

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Gubernur Sumsel Herman Deru tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemkab Muara Enim, Pemkab Lahat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumsel, PT Kereta Api Indonesia [KAI], PT Bukit Asam Tbk [PTBA], serta sejumlah pelaku usaha terkait. Kesepakatan itu menyangkut percepatan pembangunan jalan khusus batubara dan jalan layang perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim, penandatanganan berlangsung di Kantor Bupati Muara Enim, Selasa 20 Mei 2025, siang.

Komitmen Gubernur Sumsel Herman Deru tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemkab Muara Enim, Pemkab Lahat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumsel, PT Kereta Api Indonesia [KAI], PT Bukit Asam Tbk [PTBA], serta sejumlah pelaku usaha terkait. Kesepakatan itu menyangkut percepatan pembangunan jalan khusus batubara dan jalan layang perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim, penandatanganan berlangsung di Kantor Bupati Muara Enim, Selasa 20 Mei 2025, siang.

WIDEAZONE.com, MUARA ENIM | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan jalan khusus angkutan batubara dan jalan layang [fly over] di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat.

Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi serta keselamatan transportasi batubara, sekaligus mengurangi kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas di jalan umum.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemkab Muara Enim, Pemkab Lahat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumsel, PT Kereta Api Indonesia [KAI], PT Bukit Asam Tbk [PTBA], serta sejumlah pelaku usaha terkait. Kesepakatan itu menyangkut percepatan pembangunan jalan khusus batubara dan jalan layang perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim, penandatanganan berlangsung di Kantor Bupati Muara Enim, Selasa 20 Mei 2025, siang.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa hari itu genap 90 hari sejak dirinya dilantik kembali sebagai Gubernur Sumsel. Ia mengingatkan bahwa pada November 2018 telah diterbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 74 Tahun 2018 tentang Pengangkutan Batubara.

“Sejak pergub ini terbit, perjalanan Muara Enim–Palembang yang sebelumnya terkendala angkutan batubara dapat kembali normal. Namun demikian, masih terdapat sejumlah persoalan pada beberapa perlintasan jalan,” ujarnya.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Herman Deru menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Sumsel, khususnya batubara, harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mengelola kekayaan alam ini tanpa menyulitkan masyarakat. Mari kita selesaikan persoalan ini secara humanis,” katanya.

Ia juga meminta agar kendaraan hauling batubara menggunakan pelat nomor Sumsel agar pajaknya masuk ke kas daerah.

“Jangan lagi memakai plat luar Sumsel. Pajaknya harus kembali ke daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya rasa tenggang rasa (tepo seliro) di antara para pelaku usaha.

“Hentikan penderitaan rakyat. Masyarakat memang tidak mendapat keuntungan langsung, tapi setidaknya jangan menambah beban mereka. Saya ingin batubara ini dimanfaatkan secara optimal. Mari kita jaga Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dari tingkat pusat hingga RT,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan infrastruktur ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.

Sementara itu, Bupati Muara Enim, H Edison, mengungkapkan bahwa Balai Besar Jalan Nasional Sumsel akan merehabilitasi Jembatan Enim 2 pada Juli mendatang. Namun, proses ini dipastikan akan menutup sementara akses jalan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

“Oleh karena itu, saya mengusulkan agar pembangunan Jembatan Enim 3 yang kini sudah rapuh dilakukan lebih dahulu, tentu dengan izin dan koordinasi dengan Balai Besar,” ujarnya.

Edison juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel, Pemkab Lahat, dan seluruh mitra yang terlibat dalam penandatanganan nota kesepahaman percepatan pembangunan jalan khusus batubara dan jalan layang.

Sebelumnya, Asisten II Pemprov Sumsel, Basyaruddin Akhmad, melaporkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditjen Bina Marga untuk mendukung proyek ini.

“Terdapat dua fokus utama dalam kerja sama ini. Pertama, pembangunan empat fly over. Kedua, pembangunan jalan khusus batubara di wilayah timur dan barat Kabupaten Muara Enim,” ungkapnya.

Adapun proyek fly over yang sedang atau akan dikerjakan meliputi:

Fly over Sudirman dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Fly over Simpang Belimbing dibangun oleh PTBA, Fly over Ujan Mas oleh PT KAI, Flyover Gunung Megang 1 oleh Pemkab melalui BKBK Pemprov Sumsel, Flyover Gunung Megang 2 oleh konsorsium perusahaan batubara mitra PT KAI.

Sementara pembangunan jalan khusus batubara dilaksanakan oleh PT Titan, PT RMK, serta didukung Pemkab Lahat. [AbV/red]

Berita Terkait

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terbaru