Kapal Chen Zhuyi
“Apa Tuan Chen tidak curiga dengan kondisi kapal yang gelap?” Anggota perompak di samping Chen Zhuyi bertanya dengan nada ragu-ragu. “Apakah kita memiliki sejarah ragu-ragu dalam merompak kapal?” Chen Zhuyi balik bertanya. Suara beratnya terdengar bergetar menahan geram. “Tidak ada tuan Chen,” Anggota perompak yang berjenggot seperti rambut singa itu menjawab dengan rasa hormat. “Kita tidak pernah menyarungkan pedang sebelum ada tetesan darah di atasnya.”
Chen Zhuyi menarik kerah leher perompak berjenggot di sampingnya. “Kalau begitu, keluarkan pedangmu. Perintahkan anak buahmu segera bergerak cepat sebelum pasukan Laksamana menyadari kapal hartanya akan kita rampas!” “Ba..baik tuan Chen.” Perompak berjenggot lebat mengangguk panik. Setelah bagian kerahnya dilepaskan Chen Zhuyi, ia segera bergegas kembali ke kapalnya untuk menyusul rombongan pertama yang telah lebih dulu menyusup di antara kabut dan derasnya hujan.
Petir sesekali muncul membakar awan gelap di atas laut. Bayangan empat puluh kapal perompak muncul samar-samar di antara derasnya hujan. Chen Zhuyi sangat yakin, aksinya merompak kapal harta muhibah kaisar Ming akan berjalan sesuai rencana. Kabut pekat dan derasnya hujan menyelimuti permukaan laut dirasanya telah berhasil membuat kedatangan mereka tidak terlihat. Lelaki berwajah kaku itu memandangi aksi senyap rombongan kedua dengan senyum yang sangat dingin.
Sesaat setelah rombongan kedua perompak menghilang dibalik kabut, Chen Zhuyi mendengar ada gema suara terompet ditiup dari arah armada kapal Laksamana Cheng Ho. Tidak lama berselang, ratusan kembang api melesat dan pecah di udara. Langit seketika menjadi terang benderang. “Sial, kita ketahuan!” Seorang perompak di belakang Chen Zhuyi berteriak panik. “Bawa kapal ini ke depan. Kita bertarung jarak dekat.” Chen Zhuyi menarik gagang pedangnya dengan geram.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)

![Medco E&P Grissik Ltd [Medco E&P] terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui pengembangan budidaya ikan lele di Desa Suka Maju, Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai bagian dari Program Local Business Development [LBD] dalam Program Pengembangan Masyarakat [PPM] Pilar Ekonomi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0020-225x129.jpg)



![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

