Prahara di Pulau Maspari: Kunci Hati

- Jurnalis

Senin, 1 Mei 2023 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAB 2 Prahara di Pulau Maspari

BAB 2 Prahara di Pulau Maspari

Jaka Samudera beranjak berdiri. Ia menengadahkan kepala sembari memandangi ibu angkatnya dengan senyuman penuh kasih sayang. “Kalau begitu, Jaka siap menjadi pendengar yang baik untuk biyung.” Jaka Samudera membusungkan dadanya yang telanjang. “Baiklah. Nanti biyung cerita sambil jalan pulang.” “hari sudah sore.

Jangan sampai kita kena maghrib di jalan.” Nyai Ageng Pinatih menunjuk ke arah matahari yang mulai bersinar redup. “Sendiko Dawuh Bunda Ratu!” Jaka Samudera kembali menangkupkan kedua telapak tangannya di depan kening. Prahara di Pulau Maspari | 26 “Hush.. jangan sembarangan panggil biyungmu ini Ratu. Nanti kalau didengar prajurit Majapahit, bisa-bisa biyungmu ini dibilang mau memberontak kepada Gusti Prabu Brawijaya.”

Nyai Ageng Pinatih cepat-cepat mengangkat bahu Jaka Samudera. Meski ia tahu anak lelakinya itu hanya sekedar bersenda gurau, namun ia khawatir bagi orang lain hal tersebut menjadi percikan api yang membakar tumpukan jerami. Apalagi, posisinya saat ini adalah seorang Syahbandar dari kerajaan Majapahit. Tentu sangat tidak mengenakkan hati bila harus mendapatkan peringatan hanya karena sebuah candaan bocah yang baru berangkat remaja.

“Ayo kita pulang!” Nyai Ageng Pinatih mengajak putra angkatnya ikut turun dari gugusan batu karang. “Siap bunda ratu! “hamb.. aduuduh.. aduh..” Belum sempat Jaka Samudera memberikan hormat, Nyai Ageng Pinatih sudah lebih dulu menarik telinga kanan putra angkatnya itu dengan senyuman lebar terukir di wajah. Lembayung jingga mulai menyelimuti senja. Sore itu, deburan ombak yang bercampur semilir angin laut menjadi saksi Jaka Samudera mendapat hadiah kecil dari seorang Nyai Ageng Pinatih.

Berita Terkait

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya
Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang
Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta
Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah
Menbud Fadlizon Buka Pameran Prangko di Kota Tertua: Filateli “King of Hobby”
Catat! Pameran Prangko 20-24 Oktober 2025 Berlangsung di Palembang
Deadline Sebulan! Perwali Tari Sambut Harus Rampung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Jumat, 24 April 2026 - 20:58 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:24 WIB

Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Senin, 29 Desember 2025 - 07:22 WIB

Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:13 WIB

Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah

Berita Terbaru