Perdana! Asisten II Setda Kalbar Buka Event Naik Dango DAD Kota Pontianak

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana, event Naik Dango Dewan Adat Dayak [DAD] Kota Pontianak dibuka secara resmi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalimantan Barat [Kalbar] Ignatius IK. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali pada Jumat 19 April 2024.

Perdana, event Naik Dango Dewan Adat Dayak [DAD] Kota Pontianak dibuka secara resmi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalimantan Barat [Kalbar] Ignatius IK. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali pada Jumat 19 April 2024.

WIDEAZONE.com, PONTIANAK| Perdana, event Naik Dango Dewan Adat Dayak [DAD] Kota Pontianak dibuka secara resmi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalimantan Barat [Kalbar] Ignatius IK. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali pada Jumat 19 April 2024.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Naik Dango 1 DAD Kota Pontianak 2024, Kita Wujudkan Partisipasi Masyarakat Dayak dalam Peningkatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kalimantan Barat”.

Pada pembukaan ini para pengunjung disuguhkan dengan tarian adat Dayak dengan membawa hasil ladang dari seluruh kontingen 6 DAD dari Kecamatan di Pontianak.

Ketua DAD Kota Pontianak Yohanes Nenes, mengatakan Naik Dango ini baru pertama kalinya [perdana] digelar. Pihaknya berharap gelaran ini dapat menggali seni budaya yang belum terangkat.

“Menjadikan naik Dango ke-1 ini menjadi agenda tahunan Pemkot Pontianak, Kalbar bahkan ke tingkat nasional sehingga bisa dikenal untuk generasi muda,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat, Cornelius Kimha, menyampaikan sejatinya adat suku Dayak ada tiga aspek dalam kehidupan. Pertama, meramu. kedua, berburu dan ketiga, bercocok tanam.

“Nah, dari mana naik Dango ini berkaitan dengan budaya. Kaitannya adalah bercocok tanam, untuk melanjutkan kehidupan berkelanjutan yang telah disepakati secara adat,” jelasnya dalam sambutan.

Kimha menjelaskan, acara naik Dango yang sebelumnya dilaksanakan di daerah-daerah tertentu kini dapat dilaksanakan di kota. Menurutnya, nilai kebudayaan itu tidak terlepas dari perilaku moral setiap insan manusia yang memiliki nilai seni kreativitas.

“Artinya orang Dayak secara moral dan budaya sudah mampu menciptakan gagasan besar. Yaitu adat istiadat, tata cara adat dan hukum adat hingga sampai bagaimana cara dia [orang Dayak] berterimakasih,” paparnya.

Selain itu, Ketua Dewan Pembina DAD Kalbar, Lasarus, mengapresiasi terlaksananya Naik Dango Ke-1 oleh DAD Kota Pontianak.

“Menurut saya event seperti ini sangat baik. Hari ini kita [orang Dayak] harus ambil bagian, yang dimana kita harus berada di meja keputusan itu diambil, kita tidak lagi harus mempercayakan nasib dan masa depan bangsa Dayak hanya kita titipkan kepada orang lain,” kata Lasarus.

Sekjen Majelis Adat Dayak Nusantara [MADN], Yakobus Kumis, menyampaikan pentingnya riset teknologi dalam pengelolaan pertanian. Karena dengan riset teknologi tersebut dapat menciptakan bibit unggul berkualitas baik dalam sector pertanian.

“Kita ini tertinggal jauh. Orang sudah, modernisasi kita masih pakai manual yakni nyangkul tanpa ada perkembangan. Nah karena itulah riset teknologi ini penting supaya kita mendapat bibit unggul. Mendapat mesin-mesin peralatan yang baik untuk kelanjutan hidup masyarakat kita,” jelasnya.

Naik Dango dihiasi sejumlah kegiatan diantaranya, acara adat Nyagahatn, ritual adat masang pamabakng, ritual ngalajukatn, tarian jongan, musik sape, pencak silat, eksebisi sumpit, panga gasingi, hiburan artis, pameran dan kuliner UMKM dan lainnya.

Naik Dango ini berlangsung dari 18 hingga 21 April 2024 yang diisi dengan berbagai tangkai kegiatan dan diisi oleh masing-masing kontingan DAD 6 kecamatan di Kota Pontianak.

Laporan Jono Darsono| Editor AbV

Berita Terkait

Miris!! Anak 13 Tahun di Ketapang Dianiaya, Tubuh Memar hingga Lebam
Proyek Serat Optik Rp6 Miliar Jerat Kadis Kominfo Kalbar
Rektor IAIN Pontianak: Tudingan Korupsi Rp2,5 Miliar Tak Berdasar, Hoaks Lama
Semarak Pawai Budaya Naik Dango II, Pontianak Tampilkan Kekayaan Tradisi Dayak
Kapal Pengangkut Sawit di Kubu Raya Terbakar, Diduga Ledakan Mesin
Relawan Lasarus Siap Satukan Keberagaman Demi Kemajuan Kalbar: Panggung untuk Semua 29 April 2025
Renstra 2025-2029, Satpol PP Pontianak Libatkan Ragam Stakeholder
Resmob bersama Warga Libas Residivis Pembobol Ruko dan Rumah Kosong di Pontianak

Berita Terkait

Senin, 2 Juni 2025 - 20:49 WIB

Miris!! Anak 13 Tahun di Ketapang Dianiaya, Tubuh Memar hingga Lebam

Selasa, 29 April 2025 - 23:54 WIB

Proyek Serat Optik Rp6 Miliar Jerat Kadis Kominfo Kalbar

Senin, 28 April 2025 - 19:39 WIB

Rektor IAIN Pontianak: Tudingan Korupsi Rp2,5 Miliar Tak Berdasar, Hoaks Lama

Minggu, 27 April 2025 - 11:34 WIB

Semarak Pawai Budaya Naik Dango II, Pontianak Tampilkan Kekayaan Tradisi Dayak

Sabtu, 26 April 2025 - 02:16 WIB

Kapal Pengangkut Sawit di Kubu Raya Terbakar, Diduga Ledakan Mesin

Berita Terbaru