DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPW PKB Sumsel Dr HM Antoni Toha

Wakil Ketua I DPW PKB Sumsel Dr HM Antoni Toha

WIDEAZONE.com, PALEMBANG| Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa provinsi Sumatera Selatan [DPW PKB Sumsel] buka suara soal polemik proses penjaringan calon Ketua DPC PKB Kabupaten Musi Rawas [Mura], hingga laporan yang menyeret nama partai ke Polda Sumsel.

‎Wakil Ketua I DPW PKB Sumsel Dr HM Antoni Toha menyatakan, pihaknya sudah lama ingin menanggapi isu tersebut. Namun, baru berkomentar setelah ada perintah dari pimpinan partai pusat.

‎”Kami akan menanggapi sebaik-baiknya agar kebenaran secara faktual dapat dipertahankan dan disampaikan dengan benar,” katanya, Jumat 26 Juni 2026.

‎Ia menjelaskan, proses penjaringan calon Ketua DPD dilakukan melalui Tim 5. Tim itu bertugas menyaring 5 hingga 7 nama terbaik untuk menjadi pimpinan di masing-masing daerah.

‎Menurutnya, ada kader yang tidak lolos seleksi lalu tidak menerima hasilnya. “Kalau tidak siap kalah, jangan ikut bertarung. Setelah tidak terpilih menjadi Ketua DPC seharusnya introspeksi diri mengapa tidak dipercaya oleh DPP. Keputusan keluarnya nama Zulfikar sebagai salah satu kandidat ketua DPC bukan dari Tim 5 DPW tapi dari hasil Muscab DPC PKB MURA,” katanya.

‎DPW PKB Sumsel menegaskan kader yang terbaik dan bertarung maksimal dan memiliki target politik lah yang dapat dipercaya menjadi Ketua Parata di tingkatannya.

‎Terkait laporan ke Polda Sumsel, DPW PKB Sumsel menyebut tuduhan adanya kerugian materi, berdasarkan investigasi Kami tidaklah benar.

‎”Kami punya bukti bahwa apa yang disampaikan itu tidak benar. Kami juga punya bukti yang bersangkutan mengikuti proses seleksi calon ketua, ditetapkan sebagai salah satu Calon Ketua di Muscab dan diundang ke tahap berikutnya yaitu test berikutnya yaitu UKK yang dilaksanakan oleh DPP PKB di Palembang jelasnya.

‎DPW PKB Sumsel berharap proses hukum berjalan dengan benar dan transparan agar dapat kita lihat dan dibuktikan bersama kebenaran materialnya.

‎”Jika laporan itu tidak terbukti secara hukum, maka tentu ada konsekuensi hukum bagi si Pelapor karen jelas telah merusak nama baik Partai Kebangkitan Bangsa khususnya di Sumsel dan Mura,” tegasnya.

‎Antoni menyatakan, pihaknya mengapresiasi langkah hukum yang ditempuh Zulfikar. Kader PKB yang dilaporkan sebagai warga negara yang baik dan taat hukum akan mengikuti prosesnya, Namun ia menegaskan, jika tuduhan yang disampaikan tidak benar, maka terlapor juga tidak akan tinggal diam.

‎“Pasal yang dituduhkan sudah jelas. Kita akan lihat unsur-unsur pasal dituduhkan terpenuhi atau tidak kan ini juga masih LP masih sangat dini untuk menyimpulkannya, terbukti tidak mainstream-nya”. ujarnya.

‎Ia menambahkan, PKB sepakat bila persoalan harus diselesaikan secara hukum, dan bisa jadi pelajaran ke depan.

‎“Tadi sudah, kami perintahkan dengan Terlapor, dan statementnya jelas Kami akan layani dengan hukum. Dari PKB instruksinya juga tegas bahwa Kami diinstruksikan untuk mengawal kasus ini hingga tuntas agar kita sama-sama tahu kebenarannya, jadi hanya sekedar isu yang digoreng terus menerus,” katanya.

‎DPW juga menyebut ada arahan dari DPP PKB untuk mengambil langkah tegas terhadap Pelapor jika tuduhan tersebut terbukti tidak benar.

‎“Kalau tuduhan itu tidak benar, kita akan lapor balik. Arahan DPP demikian, sebagai bentuk shock therapy,” jelasnya.

‎Terkait status kader yang bersangkutan, DPW memastikan yang bersangkutan saat ini masih sebagai Wakil Bendahara DPW PKB Sumsel.

‎ “Untuk status di kader, masih pengurus DPW. Belum ada pemecatan, untuk pengurus yang baru di DPC Mura Kami baca usulannya nama yang bersangkutan sudah tidak ada lagi. PKB juga akan mempertimbangkan kembali status keanggotaannya, kita lihat saja nanti,” ujarnya.

‎DPW menyayangkan cara penyelesaian yang dibawa ke ranah publik, dengan membawa nama partai. Pihaknya menyebut mediasi sudah dilakukan dan sehingga tidak ada lagi kerugian materi yang diderita oleh zulifikar, proses tahapan selaku calon Ketua DPC PKB MURA juga sdh diakomodir baik melalu Muscab maupun UKK.

‎“Harusnya diselesaikan dengan baik. Sudah ada mediasi dan tidak ada kerugian materi. Apa yang diklaim sudah clear. ini pelajaran bagi semua kader yang bertarung harus bijak. Kejadian membuat Semua kader PKB Sumsel menjadi tersinggung, itu yang Kami sesalkan. Pribadi sudah klarifikasi dan tidak ada kerugian yang diderita oleh Zulfikar ini,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, mantan kandidat Ketua DPC PKB Musi Rawas [Mura] Zulfikar, melaporkan sejumlah petinggi DPW PKB Sumsel ke Polda Sumsel atas dugaan penipuan dan pemerasan.

‎Kasus ini mencuat setelah DPP PKB mengumumkan susunan pengurus baru berdasarkan tahapan-tahapan yang dilalui, dan tidak terpilihnya nama Zulfikar sebagai ketua DPC PKB MURA, padahal hasil Muscab yang sebelumnya telah mengusulkan Zulfikar sebagai salah satu calon Ketua DPC. [AbV/BS]

Baca Juga:  Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Berita Terkait

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru