banner 160x600
banner 160x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Pekan Ketiga Ditresnarkoba Polda Sumsel Ungkap 37 Kasus

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satres Narkoba Polres/tabes Jajaran Polda Sumsel pada minggu ketiga, Juli 2021 mampu mengungkap 37 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 47 orang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa di minggu ke-3 ini tetap sama dengan minggu sebelumnya yakni 37 kasus dan jumlah tersangka sebanyak 47 orang. 

“Pengungkapan kasus dan jumlah tersangka dari catatan kita tetap sama seperti minggu kedua,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (19/7).

Adapun secara kualitas trend barang bukti yang berhasil disita mengalami penurunan, utuk sabu dari 290,35 gram menjadi 252,57 gram, sedangkan ganja dan ekstasi mengalami peningkatan.

Untuk ekstasi dari 30 butir menjadi 94 butir dengan 518,08 gram serbuk ekstasi dan untuk ganja dari 247,25 gram menjadi enam batang dengan 640,29 gram. “Dari total barang bukti narkotika yang disita, kita berhasil menyelamatkan 3.353 jiwa,” katanya.

Sedangkan untuk segi kuantitas banyaknya Laporan Polisi (LP) lanjut Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa LP diungkap terbanyak yakni Polrestabes Palembang ( 10 LP dan 11 tersangka), Polres Musi Rawas (3 LP dan 5 tersangka) dan Polres Pagaralam (3 LP dan 4 tersangka).

Polres yang tidak ungkap Minggu ini yakni Polres Prabumulih, Polres Oku Selatan dan Polres Empat Lawang, sedangkan Polres yang tidak ungkap dua Minggu berturut turut yakni Nihil.

“Dari bobot kasus dan kualitas barang bukti yang disita dari informasi  yang kita dapatkan bahwa Ditresnarkoba (113,32 gram sabu dan 26 butir ekstasi), Polrestabes Palembang (39,24 gram sabu dan 58 butir ekstasi) dan Polres OKU (44,50 gram sabu),” ungkapnya.

Dalam rangka program kerja 100 hari Kapolri, agar Polres Jajaran khususnya wilayah jalur lintas Sumatera agar lebih meningkatkan giat razia rutin di jalur lintas pada jam jam rawan dan kendaraan yang dicurigai terutama plat nomor luar daerah.

“Agar para kapolres dan para kasat jajaran untuk selalu mengingatkan anggotanya agar selalu berhati- hati dalam melaksanakan tugas dilapangan dan tetap memperhatikan keselamatan serta memperhatikan Protocol COVID -19,” imbaunya. (rel/Abr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *