Pastikan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran, Pemkot Palembang Siap Dampingi BPS

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa saat menerima audiensi Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, Senin 11 Agustus 2025.

Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa saat menerima audiensi Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, Senin 11 Agustus 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] melalui Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menegaskan komitmennya mendampingi Badan Pusat Statistik [BPS] Kota Palembang dalam proses pengambilan data di lapangan.

Diketahui bahwa, langkah tersebut dilakukan guna memastikan informasi yang dihimpun akurat, sehingga kebijakan yang diambil tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa saat menerima audiensi Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, Senin 11 Agustus 2025.

“Selain bersilaturahmi, juga membahas pelaksanaan survei sosial ekonomi yang akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Ratu Dewa.

Baca Juga:  Pejabat Pemkot Palembang Rangkap Jabatan! Pemerhati Sorot SDM--Pelayanan hingga Dobel Tunjangan

“Harapannya, pemerintah kota bisa memberikan pendampingan agar petugas BPS di lapangan dapat bekerja lancar, sekaligus memastikan data kemiskinan dan inflasi daerah terintegrasi,” tambahnya.

Sementara itu Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam memberikan data yang benar kepada petugas.

“Tidak semua rumah tangga mau menerima petugas BPS. Padahal, data yang kami kumpulkan, seperti Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), sangat penting untuk mengukur tingkat pengangguran. Satu rumah tangga yang menolak bisa mewakili hilangnya informasi untuk sekitar 60.000 orang. Kalau datanya bagus, kebijakan pemerintah akan lebih tepat,” jelasnya.

Baca Juga:  Respon Ratu Dewa, Evaluasi CFN-CFD, Kritik Warga Jadi Bahan Perbaikan

Edi mengungkapkan, angka kemiskinan di Palembang pada 2024 berhasil turun menjadi 9,77 persen dari sebelumnya 10 persen. Penurunan ini didukung berbagai program Pemkot seperti bedah rumah, seragam sekolah gratis, pasar murah, hingga bantuan modal usaha.

Sementara angka pengangguran tercatat sekitar 56.000 orang.

BPS juga mendorong peningkatan indeks pembangunan statistik melalui pemahaman Organisasi Perangkat Daerah [OPD] terhadap pentingnya data.

“Tahun lalu, Palembang meraih peringkat 4 tertinggi. Tahun ini kami berharap bisa lebih baik dengan dukungan dari Pemkot,” tutup Edi. [AbV/red]

Berita Terkait

Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Palembang Raih National Governance Award 2026
Kejari Palembang Terapkan “Plea Bargaining” Terpidana Penggelapan Jalani Kerja Sosial
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Palembang Mantapkan Persiapan HUT ke-1343: Belajar dari Sejarah..
Ratu Dewa Instruksikan OPD Fokus Deteksi Dini Karhutla
Tangis Haru Iringi Pelepasan 76 Guru Palembang Menuju Tanah Suci
Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:13 WIB

Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah

Sabtu, 25 April 2026 - 11:35 WIB

Palembang Raih National Governance Award 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:15 WIB

Kejari Palembang Terapkan “Plea Bargaining” Terpidana Penggelapan Jalani Kerja Sosial

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Selasa, 21 April 2026 - 19:29 WIB

Palembang Mantapkan Persiapan HUT ke-1343: Belajar dari Sejarah..

Berita Terbaru