Panglima Yudo sebelumnya menyoroti momen pendemo Pulau Rempang yang sangat anarkis, Senin (11/9/2023) lalu. Sebab, tidak hanya melempari dengan batu, pendemo bahkan memukuli salah satu anggota polisi yang sudah tidak berdaya.
Untuk menghindari aksi anarkis lainnya, Yudo kemudian memerintahkan prajurit TNI mengamankan kerusuhan dengan cara memiting. Namun, Yudo meminta para prajurit untuk tidak menggunakan alat, dalam upaya pengamanan tersebut.
Akibat pernyataan tersebut, Panglima TNI menjadi sasaran kritik berbagai pihak. Banyak pihak menyayangkan pernyataan Laksamana Yudo karena semestinya TNI melindungi rakyat. (JFA)

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

