Lebung Ikan Tradisi Masyarakat ‘Caram Seguguk’ Ogan Ilir: Tradisi Nenek Moyang

- Jurnalis

Selasa, 10 Oktober 2023 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar tengah melebung ikan di Desa Ulak Bedil

Tampak, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar tengah melebung ikan di Desa Ulak Bedil

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Melebung ikan air rawa masih menjadi tradisi masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir. Aktivitas memanen [menangkap] ikan tersebut dilakukan warga bila kondisi air rawa/sawah mengering atau memasuki musim kemarau.

Berbagai jenis ikan diperoleh, seperti yang dilakukan Kepala Desa [Kades] Saka Tiga Herman Bastoni di area lebung miliknya [kolam dengan sisa genangan air berisi ikan] di desa Ulak Bedil OI.

Tampak, eks Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wagubnya Mawardi Yahya bersama warga antusias melakukan panen ikan di area lebung.

Selain itu, kehadiran Bupati Ogan Ilir Panca wijaya Akbar, Kadis PUPR OI Ruslan, Kadisdik Sayadi, Kadishub OI, Camat Indralaya, kepala desa se-Kecamatan Indralaya, dan Forkopimda menambah semarak kegiatan melebung pada Senin 9 Oktober 2023.

“Melebung ikan ini adalah suatu tradisi dari nenek moyang yang harus dilestarikan. Guna untuk meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan antar pemerintah daerah dengan warga desa,” ungkap Panca di sela kegiatan.

Baca Juga:  Heri Kusnadi Siap Maju Calon Ketua PWI Ogan Ilir 2026–2029

Bupati mengatakan ada berbagai macam ikan yang dipanen seperti ikan betok, tembakang, gabus, lele, dan sepat.

Menurutnya membudidayakan ikan yang dilakukan warga merupakan hal positif, dan bisa menjadi contoh bagi generasi muda. “Untuk peningkatkan gizi, dan menekan angka penyakit gizi buruk,” ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat yang suka menangkap ikan dengan cara menyetrum untuk segera dihentikan, karena dapat mengurangi populasi ikan di rawa.

“kami dari pihak pemkab Ogan Ilir sudah berulang kali memberikan imbauan agar aktivitas masyarakat yang suka menangkap ikan dengan cara menyetrum agar segera dihentikan. Karena itu bisa merusak dan mengurangi populasi ikan yang ada di rawah sawah [lebung],” imbaunya.

Baca Juga:  Jual Tanah Negara Rp29 Miliar, Lukman Dijerat 6 Tahun Penjara

“Dari pada menyetrum lebih baik menggunakan alat-alat tradisional agar di kemudian hari tradisi melebung ini tidak terputus akibat habisnya populasi ikan yang ada di rawa sawah,” kilahnya.

Sementara itu, Herman Bastoni selaku pemilik lebung merasa bangga mendapat kunjungan dari pemerintah kabupaten Ogan Ilir dan juga Gubernur dan Wagub Sumsel pada masa jabatannya.

Lanjut Herman, mungkin karena sering saya rawat, hasil ikan di Lebung saya setiap tahun mengalami peningkatan, biasanya banyak ikan yang di peroleh saat panen beratnya mencapai 1 ton. Bahkan, dia berujar terkadang lebih dari 1 ton pertahun.

“Alhamdulillah setiap tahun saya belum pernah mengalami kerugian,” ungkapnya.

Laporan Rosita Dewi

Berita Terkait

Heri Kusnadi Siap Maju Calon Ketua PWI Ogan Ilir 2026–2029
Jual Tanah Negara Rp29 Miliar, Lukman Dijerat 6 Tahun Penjara
Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Mulai Diperbaiki, Target 17 Hari !
Bupati Panca Dampingi Gubernur Herman Deru Tinjau Jalan dan Jembatan Provinsi di Ogan Ilir
Pemkab Ogan Ilir Lantik 68 Pejabat di Lingkungan OPD
Bupati Ogan Ilir Resmikan Dapur SPPG Timbangan 2 untuk Program MBG
DPRD Ogan Ilir Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Reses I
Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Ambruk, Akses Warga Ogan Ilir Terputus

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:38 WIB

Heri Kusnadi Siap Maju Calon Ketua PWI Ogan Ilir 2026–2029

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:17 WIB

Jual Tanah Negara Rp29 Miliar, Lukman Dijerat 6 Tahun Penjara

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:24 WIB

Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Mulai Diperbaiki, Target 17 Hari !

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:15 WIB

Bupati Panca Dampingi Gubernur Herman Deru Tinjau Jalan dan Jembatan Provinsi di Ogan Ilir

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:59 WIB

Pemkab Ogan Ilir Lantik 68 Pejabat di Lingkungan OPD

Berita Terbaru

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Amidi.

Ekobis

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:42 WIB