Lahat Diterjang Banjir, ACT Fokus Upayakan Bantuan Logistik

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2020 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel turut berpartisipasi meringankan beban para korban dengan mengerahkan sepuluh relawan untuk membantu proses evakuasi, dan pelayanan kesehatan, serta mengirimkan sejumlah bantuan logistik seperti Paket Sembako, Kasur Lipat, Susu Formula untuk Bayi, Obat-obatan dan Perlengkapan Sekolah untuk anak-anak.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel turut berpartisipasi meringankan beban para korban dengan mengerahkan sepuluh relawan untuk membantu proses evakuasi, dan pelayanan kesehatan, serta mengirimkan sejumlah bantuan logistik seperti Paket Sembako, Kasur Lipat, Susu Formula untuk Bayi, Obat-obatan dan Perlengkapan Sekolah untuk anak-anak.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Banjir yang merendam di beberapa wilayah di Kabupaten Lahat mendatangkan nestapa bagi banyak orang. Di beberapa lokasi, tinggi air bahkan mencapai 1 hingga 2 meter.

Sebagai lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel turut berpartisipasi meringankan beban para korban dengan mengerahkan sepuluh relawan untuk membantu proses evakuasi, dan pelayanan kesehatan, serta mengirimkan sejumlah bantuan logistik seperti Paket Sembako, Kasur Lipat, Susu Formula untuk Bayi, Obat-obatan dan Perlengkapan Sekolah untuk anak-anak.

Head Of Marketing ACT Sumsel, Diwadia menyampaikan bantuan-bantuan untuk korban banjir bandang Lahat telah dan akan terus didistribusikan oleh ACT dalam beberapa waktu ke depan.

“Saat ini kami telah membuka posko di Jalan Veteran, Bandar Agung, Kabupaten Lahat dengan tim rescue kurang lebih 10 orang, insyaAllah hari ini dari Palembang juga kami kirimkan dua orang relawan untuk ikut serta membantu teman-teman di Lahat, bersamaan dengan itu juga kami membawa serta Perahu Karet lengkap dengan peralatan dan Pelampungnya, serta beberapa logistik tambahan. Tentu dengan kondisi yang ada, hal ini masih kurang dan kami mengajak masyarakat untuk bergabung saling membantu.” terang Diwa dalam keterangan tertulis,” Jumat (10/1/2020).

Berdasarkan informasi yang diterima dari tim Emergency Response ACT di Lahat, sementara tercatat sebanyak enam wilayah di Kabupaten Lahat terdampak banjir yang terdiri dari Kota Jaya, Desa Gunung Kembang, Kikim Timur, Kikim Selatan, Kikim Barat dan Gumay Talang. Adapun total warga yang terdampak banjir yaitu sebanyak 324 jiwa, 35 KK mengungsi, serta sebanyak 56 rumah rusak parah akibat diterjang banjir.

Realawan ACT Sumsel gerak cepat guna membantu korban banjir di Kabupaten Lahat
Realawan ACT Sumsel gerak cepat guna membantu korban banjir di Kabupaten Lahat

Melalui gerakan Indonesia Dermawan ACT mengajak lebih banyak lagi publik yang mendukung program-program kolaborasi seperti yang ada saat ini. Sebab, lanjutnya, ACT masih merupakan tangan-tangan kecil.

ACT masih butuh bantuan tangan-tangan lain supaya semakin banyak permasalahan yang bisa dientaskan, sehingga lebih banyak saudara-saudara yang dapat ditolong.

“Armada kemanusiaan yang ada ini akan terus kami usahakan, sehingga kami pun butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar terus berkolaborasi. Sebuah kolaborasi kemanusiaan yang menjadi kearifan lokal yang harus terus terjaga. Bersama kita pasti bisa,” tambah Diwa

Selain ACT, pemerintah setempat juga sudah melakukan upaya-upaya penanggulangan korban banjir. Misalnya saja mengevakuasi warga, bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap dan lembaga-lembaga sosial lainnya untuk menghadapi bencana banjir di Lahat.

Melalui program #BersamaAtasiBencana, ACT terus mengajak dermawan untuk membantu para penyintas banjir Bandang Lahat, baik dalam bentuk bantuan logistik, maupun dalam bentuk cash.

Sahabat Dermawan dapat berdonasi langsung melalui tautan bit.ly/donasi_ACTSumsel atau melalui Rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap di BNI Syariah # 66 0000 5505, lalu konfirmasi ke Whatsapp (081369007979). (Akip/rilis)

Berita Terkait

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik
Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan
Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata
Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis
Sisa Enam Dapur SPPG di Ogan Ilir Belum Kantongi SLHS: Satu “Takut” Beroperasi
Warga UKB Pergoki Sejumlah Oknum Pelajar SMAN 3 Ogan Ilir Isap Rokok hingga Sabu
Warga Karya Baru Tagih Janji PUPR Palembang “Oktober Berlalu November Tiba”
Proyek IPAL Palembang Rugikan Investor Rp7 Miliar, 5 Bulan Lapor Polisi Progres Mandek

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:36 WIB

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:09 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:08 WIB

Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis

Sabtu, 8 November 2025 - 09:39 WIB

Sisa Enam Dapur SPPG di Ogan Ilir Belum Kantongi SLHS: Satu “Takut” Beroperasi

Berita Terbaru