WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Warga Maskarebet Jalan Arinisalon RT 38 RW 11 Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar, menagih Janji PUPR Palembang soal tindak lanjut penanganan banjir di lokasi.
Kendati demikian, lontaran pernyataan PUPR apakah hanya ucapan saja tanpa action “nina bobok”? Oktober berlalu November tiba.
Ketua RT 38 Darsono menuturkan dirinya selaku warga selalu menunggu tindakan dari PUPR Palembang. Dalam hal ini, terus mempertanyakan kepada pihak terkait melalui media sosial [WA grup], begitu juga dengan Lurah [masih menunggu].
“Kami hanya menunggu, apalagi sekarang sudah masuk musim penghujan! Pastinya akan menggenangi di wilayah tersebut,” ungkapnya melalui sambungan elektronik, Kamis 6 November 2025.
Kata Darsono, sebelumnya usulan itu telah dimuat dalam Musrenbang, akan dibuat Talud tapi direncanakan tahun depan. “Meski pada tahapan, harusnya pengendapan yang terjadi harus segera digali PUPR. Tapi nggak tau ya, apakah pihak [PU] menindaklanjuti?” ujarnya.
“Alat berat untuk pengerukan tak kunjung tiba. Dari laporan warga setempat, pihak PUPR di Oktober ada yang datang ke lokasi, namun hanya lihat-lihat saja,” sebut dia.
Sebelumnya, Kabid Sumber Daya Air [SDA], Irigasi dan Limbah PUPR Palembang, RA Marlina Sylvia mengatakan akan bergerak cepat dalam penanganan persoalan banjir bagi warga Maskarebet Jalan Arinisalon RT 38 RW 11 Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar.
“Dalam waktu dekat, pengerjaan talud atau tanggul segera dilaksanakan pada pertengahan — akhir Oktober tahun ini,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers pada Selasa 16 September 2025.
Dengan sisa waktu, hanya bisa dikerjakan beberapa puluh meter saja, mungkin pengerjaannya nanti belum tuntas. “Meski belum tuntas dalam tahun ini, tapi menjadi target untuk dituntaskan, selama masih terdapat anggarannya,” ujarnya.
Laporan/Editor Abror Vandozer



![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)

![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)


![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)
