Ini Penyebab Polusi Udara dan Cara Mengurangi Paparannya

- Jurnalis

Minggu, 3 September 2023 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

  1. Pembangkit listrik
    Sama seperti kendaraan, pembangkit listrik juga menggunakan bahan bakar fosil minyak bumi dan batu bara untuk menghasilkan energi. Karena penggunaannya dalam skala besar, hasil pembakaran ini bisa menyumbang hampir 80% polusi udara.

Selain karbon dioksida, pembakaran bahan bakar fosil pada pusat pembangkit listrik juga menjadi penyebab polusi udara. Pasalnya, kegiatan ini menghasilkan emisi sulfur nitrogen oksida, karbon dioksida, partikulat (PM), dan sulfur dioksida (SO2).

  1. Asap industri
    Asap mengepul yang dikeluarkan dari cerobong tinggi di pabrik mungkin pernah, bahkan tidak asing bagi Anda. Nah, limbah asap tersebut antara lain mengandung sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan karbon monoksida. Selain menjadi penyebab polusi udara, industri dan manufaktur juga menyumbang limbah pada air dan tanah.
  2. Limbah pertanian
    Bidang pertanian juga turut andil dalam pencemaran udara, lho. Penggunaan pupuk yang berlebihan dan pupuk tidak layak guna dapat melepaskan gas ke udara yang disebut amonia (NH3). Selain itu, proses penyemprotan pestisida dan pembakaran untuk pembukaan lahan juga menyebabkan polusi udara.
  3. Kebakaran hutan
    Kebakaran hutan dapat menyumbang polusi udara dengan menghasilkan polutan berupa nitrogen dioksida, ozon, hidrokarbon aromatik, dan timbal. Selain menjadi penyebab polusi udara, kebakaran hutan juga berdampak pada berkurangnya pasokan air, listrik, dan gas, serta menyebabkan perubahan iklim.
Baca Juga:  Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok

Berita Terkait

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Berita Terbaru