Dari 1.500 kupon hewan kurban disebar 37 kupon untuk yang berkurban. 100 kupon untuk awak media, 551 pegawai harian lepas Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bhayangkara, 88 pegawai kantin Bhayangkari Polda Sumsel, 17 panti asuhan, serta 370 masyarakat yang berhak menerima daging kurban di sekitar lingkungan asrama Pakri Palembang.
Sementara, penyembelihan hewan kurban digelar di halaman Masjid Al Aman komplek Pakri Palembang, Jumat (31/7/2020).
16 ekor sapi dan 9 ekor kambing disembelih di lingkungan Masjid Al Aman komplek Pakri, penyembelihan di luar komplek Pakri berjumlah 18 ekor sapi dan 2 ekor kambing bertempat di Masjid Ki Merogan, Masjid Agung Joyokromo Palembang, panti asuhan rumah Intan, Masjid Sukadamai, Masjid Sukorejo, Masjid Auri Palembang, di kediaman Habib Amak Masjid Pegayut, Masjid Ukhuwah, Masjid SPN Betung, Masjid Satbrimobda, Masjid DitPolairud, Ponpes Ma’ariful Ulum Talang Kelapa, Ponpes Sabilul Hasanah Banyuasin, Majelis PWNU Sumsel dan Masjid Al Awwabien.
Untuk hewan kurban bersumber dari Kepolisian Resort (Polres) dan Jajaran yaitu, 7 sapi 4 kambing dari Polrestabes Palembang, Polres Ogan Ilir 8 sapi, 1 kerbau, 15 kambing, Polres Prabumulih 19 kambing, Polres Linggau 3 sapi 5 kambing, Polres Pagar Alam 2 Sapi 5 kambing, Polres PALI 4 sapi, Polres Muba 10 sapi 2 kambing, Polres OKU 3 sapi 4 kambing, Polres Mura 2 sapi 1 kambing, Polres Lahat 10 sapi 4 kambing dan Polres OKU Selatan 1 sapi 6kambing.
Total sementara hewan kurban Satuan Wilayah (Satwil) jajaran yakni sapi 50 ekor, kambing 65 ekor dan kerbau berjumlah 1 ekor.
“Berkurban merupakan kewajiban umat muslim yang berkemampuan serta bentuk kepedulian Polda Sumsel pada PHL, Pegawai Kantin, Panti Asuhan dan masyarakat yang berhak menerima kurban,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2020).
Selain itu, berkurban termaktub dalam Al Quran pada surat Al Kautsar ayat 2 yang artinya “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah sebagai ibadah mendekatkan diri kepada Allah SWT“.
Kombes Pol Drs Supriadi MM mengatakan, ribuan kantong daging kurban itu juga nantinya diberikan panitia kepada masyarakat sekitar diMasjid Al Aman Komplek Pakri Polda Sumsel.
“Pemberiannya setelah salat Jumat, sorenya (31/7/2020) karena proses penyerahan daging setelah disembelih dan disiapkan oleh panitia,” ujarnya. (Ril/Abror Vandozer)



![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)




![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

