Herman Deru “Tantang” Dua Jendral di Ajang Festival Buah

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2020 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru selalu tak kehabisan cara membuat acara-acara yang kerap dihadirinya menjadi lebih semarak. Tak terkecuali pada pembukaan Festival Buah dan Pertanian Unggulan III yang digelar Himpunan Alumni IPB Sumsel, di halaman Griya Agung Sabtu (11/1/20) pagi.

Gubernur Sumsel H Herman Deru selalu tak kehabisan cara membuat acara-acara yang kerap dihadirinya menjadi lebih semarak. Tak terkecuali pada pembukaan Festival Buah dan Pertanian Unggulan III yang digelar Himpunan Alumni IPB Sumsel, di halaman Griya Agung Sabtu (11/1/20) pagi.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumsel H Herman Deru selalu tak kehabisan cara membuat acara-acara yang kerap dihadirinya menjadi lebih semarak. Tak terkecuali pada pembukaan Festival Buah dan Pertanian Unggulan III yang digelar Himpunan Alumni IPB Sumsel, di halaman Griya Agung Sabtu (11/1/20) pagi.

Di sela sambutannya HD mendadak menantang dua jendral masing-masing Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto untuk menghabiskan durian hasil kebunnya dengan ukuran yang sangat besar. Tantangan mendadak HD itu tak urung membuat para tamu yang hadir tersenyum geli.

” Jadi kebetulan nian, kemarin itu Duren (durian) taneman Ibu Feby ini ado yang masak. Dari semalem aku makan duren itu la kuguyuri tapi idak abis-abis. Nah sengajo ku bawak kesini, kutantang nian duo jendral itu untuk ngabeske . Hebat nian kalo wong duo itu biso ngabiskenyo,” ujar HD terkekeh diikuti tawa tamu undangan lainnya.

Menurut HD, kegiatan ini sangat positif dan patut ditiru para alumni dari universitas lainnya. Karena produktivitas pangan di Sumsel sudah tak perlu diragukan lagi sehingga sangat membutuhkan pemasaran yang gencar.

Menurut HD kekayaan hasil pertanian Sumsel sangat luar biasa. Salah satunya duku komering dan durian. Hanya saja sayangnya durian Sumsel belum sepopuler duku komering yang sudah go internasional.

Melalui kegiatan semacam inilah HD berharao para pejabat ikut memasarkan durian ini menjadi durian Sumsel yang terkenal. Karena sebenarnya durian di Sumsel sangat banyak jenisnya ada yang isinya merah bahkan berwarba warni atau juga yang memang tumbuh sendiri tanpa ditanam (disebut durian hutan).

” Produktivitas tanpa marketing yang jelas gak akan ada gunanya. Makanya saya dukung sekali ini karena selaras dengan yang Sumsel butuhkan. Inilah cara kita membantu petani, bukan semata tentang cara kit meningkatkan produktivitas tapi bagaimana cara memasarkan yang baik. Marketingnya sangat penting,” tegas HD.

Festival Buah dan Pertanian Unggulan III yang digelar Himpunan Alumni IPB Sumsel, di halaman Griya Agung
Festival Buah dan Pertanian Unggulan III yang digelar Himpunan Alumni IPB Sumsel, di halaman Griya Agung

Makanya agar aspek pertanian ini dapat menjadi icon mulai dari lingkungan keluarga, pada ajang Festival Buah itu HD sengaja mengenalkan dan menyajikan durian hasil kebunnya sendiri. Dengan harapan apa yang dicontohkannya ini dapat diikuti masyarakat. Kata HD siapa lagi yang dapat diandalkan petani untuk menjadi marketing buah-buah ini kalau bukan masyarakat Sumsel sendiri.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

” Bukan untuk Saya (Gubernur), tapi ini untuk petani. Agar spirit petani kita tetap terjaga. Makanya setelah ini Saya minta Unsri dan universitas atau lembaga lain yang ada kaitan dengan pertanian tergerak juga melakukan hal serupa. Ayo kita libatkan Guru Besar dan tenaga-tenaga ahli pertanian,” ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Festival Buah dan Pertanian Unggulan III Reymar Yousandi SHut mengatakan kegiatan kali ini diikuti sekitR 184 stand yang terdiri dari UMKM, dinas, Pemkab Kab/kota se Sumsel serta universitas dan SMA. Juga peserta dari luar yakni Biotrop Bogor dan Alumni IPB.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Digelar mulai 10-12 Januari, festival ini tak hanya diisi dengan pameran aneka buah dan hasil pertanian unggulan di Sumsel tapi juga, MoU dengan pemprov serta talkshow dan temu bisnis. Bahkan yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat adalah kegiatan makan durian sepuasnya cukup bayar Rp50.000.

“Target kita minimal 1000 pengunjung dengan nominal pendapatan Rp700 juta. Kita optimis karena kemarin saja saat belum buka transaksi sudah lumayan banyak. Tahun depan kita rencananya akan menyiapka satu stan khusus tanaman langka. Kita ingin sangat mendukung sekali karena kita tahu ada beberapa jenis buah dan hasil pertanian yang sangat potensial dikembangkan di Sumsel,” jelas Reymar.

Sementara itu ratusan masyarakat yang memang sudah menantikan moment makan durian sepuasnya hanya dengan membayar Rp50.000 tak menyia-nyiakan kesempatan langsung menyerbu tenda yang sudah disiapkan panitia.

Selain datang bersama rekan, dan kolega tak sedikit juga pengunjung yang datang membawa serta keluarganya untuk makan durian bersama.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto, Komisaris Utama BSB Edy Junaidi, Dirut Bank Sumsel Ahmad Syamsudin, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru, serta sejumlah pejabat lain dan anggota Himpunan Alumni IPB Sumsel.(Akip)

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru