HD Berikan Penghargaan Kepada 10 Tokoh Peduli Kebudayaan Melayu

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2019 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR H Kemas Muhdi Abubakar SE SH MM MBA dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW MABMI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) periode 2019-2023

DR H Kemas Muhdi Abubakar SE SH MM MBA dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW MABMI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) periode 2019-2023

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pelantikan pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Provinsi Sumatra Selatan periode 2019-2023 yang diadakan dikediaman Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Kamis (05/12/19).

Lantaran konsen dalam melestarikan budaya melayu diwilayah ini, DR H Kemas Muhdi Abubakar SE SH MM MBA dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW MABMI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) periode 2019-2023.

DR H Kemas Muhdi Abubakar SE SH MM mengatakan, dirinya ditunjuk menduduki jabatan ini lantaran konsen dalam melestarikan budaya Melayu.

“Sebelum ditunjuk jadi Ketua MABMI, saya banyak memperhatikan budaya Melayu. Salah satunya budaya Ratib Al Haddad,” ujarnya.

Baca Juga:  Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Melalui Majelis Taklim Awabim dirinya menghidupkan kembali budaya Ratib Al Haddad dari rumah ke rumah.

” Sekarang tiap malam Ratib Al Haddad itu digelar, tadinya di awali di rumah saya itu seminggu sekali, sekarang saya malah kebagian sebulan sekali. Itu salah satu contoh untuk menghidupkan kembali budaya- budaya melayu, ” jelasnya.

Kemas mengajak kaum Mileniar, yang merupakan generasi penerus bangsa, untuk mengenal dan melestarikan budaya melayu.

” Sekarang ini budaya Melayu di Sumsel hampir punah, mulai dari bahasa dan sebagainya. Zaman internet ini budaya melayu nyaris punah, ” ucapnya.

Tugasnya kita untuk melestarikan. Ke daerah- daerah seluruh wilayah Sumsel. Nanti ada kegiatan Ngobeng ( ngobrol bareng) yang di adakan satu bulan sekali, ada juga ngopi darat, untuk lokasinya kita sudah membangun Aula kurang lebih 400 meter persegi di belakang sekratariat, di jalan Veteran.

Baca Juga:  Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Diakhir Acara pelantikan Pengurus MABMI Bersama Gubernur Sumsel memberikan Penghargaan 10 orang Tokoh Peduli Kebudayaan Melayu yang mendapatkan Penghargaan “Melayu Award”. diberikan kepada Mgs Helmi, Kms Anwar Beck, Imansyah, Hj Ailuni, Mgs Jufri, Edi Wiranata (Malek), Dudy Oskandar, Drs H Mal’an Abdullah, H Soleh Umar, Bsc, Wan Ahmad.

Laporan: Akip

Berita Terkait

Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang
Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta
Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah
Menbud Fadlizon Buka Pameran Prangko di Kota Tertua: Filateli “King of Hobby”
Catat! Pameran Prangko 20-24 Oktober 2025 Berlangsung di Palembang
Deadline Sebulan! Perwali Tari Sambut Harus Rampung
Semarak Pawai Budaya Naik Dango II, Pontianak Tampilkan Kekayaan Tradisi Dayak
Ritual Adat Ngampar Bide Buka Rangkaian Naik Dango Kedua Pontianak

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:24 WIB

Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Senin, 29 Desember 2025 - 07:22 WIB

Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:13 WIB

Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:15 WIB

Menbud Fadlizon Buka Pameran Prangko di Kota Tertua: Filateli “King of Hobby”

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:56 WIB

Catat! Pameran Prangko 20-24 Oktober 2025 Berlangsung di Palembang

Berita Terbaru