Harapan dari Hari Pers Nasional

- Jurnalis

Selasa, 7 Februari 2023 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hendry Ch Bangun (Foto: Istimewa)

Hendry Ch Bangun (Foto: Istimewa)

Ketika HPN dilaksanakan di Bengkulu, hadiah yang diperoleh provinsi itu adalah maskapai Garuda terbang ke sana untuk pertama kalinya dan terus melayaninya sampai saat ini, berkat lobi Pengurus PWI Pusat ke manajemen Garuda. Lampu yang kini menerangi jalan di Pantai Panjang adalah hasil dari HPN di Bengkulu. Ketika HPN diselenggarakan di Ambon, Kementerian Perhubungan memberi hibah bus Damri dan kapal nelayan, Menteri ESDM memberi ribuan bola lampu listrik ke masyarakat Maluku. Ketika HPN diadakan di Kupang, menteri-menteri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan ratusan traktor, mesin jahit, dll kepada warga NTT. Rupiah yang diperoleh jauh lebih besar dari yang dikeluarkan.

Baca Juga:  Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan

Keadaan berubah begitu pula dengan kebutuhan provinsi penyelanggara. Terkait inilah maka biasanya komunikasi antara PWI Pusat, tuan rumah HPN, dan pemerintah pusat dilakukan jauh sebelum pelaksanaan HPN. Tidak hanya untuk proyek yang bersifat fisikal, tetapi juga dukungan bagi kegiatan seperti pemberdayaan UMKM, peningkatan pariwisata, pemeliharaan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan.

Baca Juga:  Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah "Dikhianati" Demi Seremonial Belaka

Dulu waktu HPN diadakan di Palembang tahun 2010, selama Pameran HPN, rumah produksi Cek & Ricek membuka rekrutmen bagi remaja yang ingin menjadi presenter televisi, yang sangat diminati kaum muda setempat. Acara seperti ini membuat HPN tidak hanya didominasi orangtua dan bersifat serius, tetapi melibatkan kalangan muda dan aktual.

Berita Terkait

Pancasila di Persimpangan Jalan
Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada
Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?
Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka
Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban
Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Senyap, Publik Ditinggal di Belakang Informasi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WIB

Pancasila di Persimpangan Jalan

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:10 WIB

Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?

Senin, 11 Mei 2026 - 07:47 WIB

Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:31 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB