Harapan dari Hari Pers Nasional

- Jurnalis

Selasa, 7 Februari 2023 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hendry Ch Bangun (Foto: Istimewa)

Hendry Ch Bangun (Foto: Istimewa)

Wartawan yang hadir di Medan, pastilah beruntung bisa hadir di HPN. Isi kepalanya akan penuh dengan hal-hal baru, tentang apa saja yang dijadikan bahan seminar pada tanggal 7 dan 8 Februari. Bertemu pula dia dengan kawan lama dan mendapat kawan baru. Tetapi bagaimana dengan tuan rumah?

Saya membaca dari berita di media, Gubernur Edy Rahmayadi, berujar agar HPN yang menghabiskan dana sekitar Rp 10 milyar dari APBD Sumut ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah itu. Dalam sejarah pelaksanaanya tidak pernah ada tuan rumah HPN yang rugi, bahkan beruntung banyak.

Baca Juga:  Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Dari sisi akomodasi saja kalau dihitung yang hadir 1000an dan menginap selama tiga hari, dapat dikalkulasi biaya yang dikeluarkan untuk penginapan dan makan. Hitung lagi pengeluaran tamu untuk membeli souvenir dan oleh-oleh khas Medan, makan siang dan minum kopi pada siang atau malam, kemudian transportasi lokal selama tiga hari, dan seterusnya. Perputaran ekonomi terkait HPN pasti di atas Rp 10 milyar, ditambah lagi ada tour satu malam ke Danau Toba pada tanggal 10 Februari bagi peserta yang belum pulang.

Baca Juga:  Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Agar diingat juga kehadiran pejabat tinggi dan pengusaha besar, dan tamu luar negeri juga membuat yang datang bukan kelas backpacker, tetapi mereka yang dapat menghabiskan uang untuk transportasi, hidangan, dan akomodasi yang mahal. Tetapi lebih dari itu tentu saja Edy Rahmayadi ingin Sumatra Utara mendapatkan keuntungan lain seperti HPN sebelumnya.

Berita Terkait

Pancasila di Persimpangan Jalan
Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada
Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?
Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka
Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban
Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Senyap, Publik Ditinggal di Belakang Informasi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WIB

Pancasila di Persimpangan Jalan

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:10 WIB

Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?

Senin, 11 Mei 2026 - 07:47 WIB

Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:31 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB