Erick Thohir Bersih-bersih di Jajaran BUMN Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN, Erick Tohir

Menteri BUMN, Erick Tohir

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Pasca dilantiknya sebagai Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo, 23 Oktober 2019 lalu, Erick Thohir mulai bergelut dengan 142 perseroan besar milik negara.

Selain itu, ia juga mengelola 800-an anak cucu turunannya dari berbagai sektor. Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismaiil mengatakan,  Erick Thohir merupakan sosok yang menjadi harapan baru bagi maayarakat secara luas untuk dapat menata kembali BUMN Indonesia.

“Saat ini Pak Menteri BUMN terus melakukan berbagai upaya pembenahan dengan cara menempatkan figur-figur yang kompeten sebagai komisariscdan direksi dalam berbagai perseroan milik negara,” ujar Yakub, saat diwawancarai media yang tergabung dalam IMO-Indonesia, Minggu (15/12/2019), di Jakarta.

Selain itu, Erick Thohir pun menjalankan usaha nasional dan multinasional, didukung aspek chanel yang luas menjadi panduan lengkap.

Baca Juga:  Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

Menurut Yakub, sikap Menteri BUMN itu sangat tegas dan terukur, menjadikan dirinya tidak ragu mengambil keputusan. “Pak Menteri telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang menjadi pesan tegas dan komitmen good corporate govermance di tubuh BUMN,” katanya.

Erick Thohir, kata Yakub, sepatutnya menjadi alarm bagi para bos BUMN Indonesia. Sebagaimana diketahui, gebrakan perdana Menteri BUMN Erick Thohir melakukan terobosan dengan membentuk satuan tugas untuk segera merampungkan proyek kereta cepat Bandung-Jakarta pada November lalu.

Task force dibentuk oleh Erick Thohir dan dipimpin oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KICIC), Chandra Dwiputra.

Baca Juga:  Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Dengan hadirnya satuan tugas proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dapat beroperasi sesuai time scedulle yang diitargetkan pada tahun 2021.

“Menteri BUMN juga tengah melalukan sederet aksi bersih-bersih di tubuh BUMN yang diawali dengan cara memangkas jumlah deputi dari tujuh menjadi tiga di Kementerian BUMN.

Kebijakan itu mendapat apresiasi dari Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail. Memurut Yakub, aksi restrukturisasi di Kementerian BUMN itu sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan efiisensi birokrasi demi percepatan langkah untuk membangun bangsa.

Saat ini Menteri BUMN sedang melakukan evaluasi terhadap anak serta cucu perseroan yang dibuat oleh berbagai BUMN Indonesia. (*)

 

Laporan Abror Vandozer/rel

Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terbaru